Ini Alasan Banyak Orang Tolak Patuhi Aturan Terkait Covid-19
Selasa, 01 September 2020 - 04:00 WIB
Ilustrasi
LONDON - Penguncian dan imbauan menjaga jarak sosial yang diperkenalkan di seluruh dunia untuk mencoba dan mengekang laju pandemi Covid-19 membentuk kembali kehidupan, mengatur kegiatan yang dulunya merupakan kebebasan sehari-hari dan menciptakan norma sosial baru. Tapi, selalu ada segelintir orang yang enggan mengikuti peraturan.
Pelanggaran peraturan bukanlah fenomena baru, tetapi para peneliti perilaku manusia mengatakan, hal itu diperburuk dalam pandemi Covid-19 oleh faktor budaya, demografi, dan psikologis yang dapat membuat pelanggar tampak lebih egois dan berbahaya.
(Baca: Penggunaan Face Shield Mampu Kurangi Risiko Penularan Covid-19 )
Jay Van Bavel, seorang profesor psikologi di Universitas New York, Amerika Serikat (AS) menuturkan, salah satu faktornya adalah individualisme versus kolektivisme.
Pelanggaran peraturan bukanlah fenomena baru, tetapi para peneliti perilaku manusia mengatakan, hal itu diperburuk dalam pandemi Covid-19 oleh faktor budaya, demografi, dan psikologis yang dapat membuat pelanggar tampak lebih egois dan berbahaya.
(Baca: Penggunaan Face Shield Mampu Kurangi Risiko Penularan Covid-19 )
Jay Van Bavel, seorang profesor psikologi di Universitas New York, Amerika Serikat (AS) menuturkan, salah satu faktornya adalah individualisme versus kolektivisme.
Lihat Juga :