Antibodi Buatan, Amunisi Lain Ilmuwan Perangi Covid-19
Selasa, 01 September 2020 - 03:00 WIB
"Antibodi dapat memblokir infektivitas. Itu adalah fakta," kata eksekutif Regeneron Pharmaceuticals, Christos Kyratsous seperti dilansir Japan Today.
(Baca: BPOM Ungkap Ada 31 Kandidat Vaksin COVID-19 Masuk Uji Klinis )
Regeneron sedang menguji campuran dua antibodi, yang diyakini membatasi kemampuan virus 'untuk melarikan diri lebih baik dari satu, dengan data tentang kemanjurannya diharapkan pada akhir musim panas atau awal musim gugur. "Perlindungan akan berkurang seiring waktu. Dosis adalah sesuatu yang belum kami ketahui," kata Kyratsous.
Pemerintah AS pada bulan Juni memberikan kontrak pasokan senilai USD 450 juta kepada Regeneron. Perusahaan tersebut mengatakan dapat segera memulai produksi di pabriknya di AS jika regulator menyetujui perlakuan tersebut.
(Baca: BPOM Ungkap Ada 31 Kandidat Vaksin COVID-19 Masuk Uji Klinis )
Regeneron sedang menguji campuran dua antibodi, yang diyakini membatasi kemampuan virus 'untuk melarikan diri lebih baik dari satu, dengan data tentang kemanjurannya diharapkan pada akhir musim panas atau awal musim gugur. "Perlindungan akan berkurang seiring waktu. Dosis adalah sesuatu yang belum kami ketahui," kata Kyratsous.
Pemerintah AS pada bulan Juni memberikan kontrak pasokan senilai USD 450 juta kepada Regeneron. Perusahaan tersebut mengatakan dapat segera memulai produksi di pabriknya di AS jika regulator menyetujui perlakuan tersebut.
(esn)
Lihat Juga :