Pasukan Assad Mundur dari Aleppo, Pemberontak Suriah Rayakan Kemenangan
Minggu, 01 Desember 2024 - 06:36 WIB
Video-video yang diunggah di saluran yang berafiliasi dengan HTS memperlihatkan para milisi pemberontak berpawai di dalam kendaraan di dalam kota. Salah satu video memperlihatkan pasukan HTS mengibarkan bendera Tentara Pembebasan Suriah di atas benteng Aleppo dan menyatakan kemenangan.
Analis konflik, Clement Molin, membagikan video yang di dalamnya dia mengatakan bahwa pemberontak YPG-SDF yang sebagian besar adalah orang Kurdi telah mencapai bandara Aleppo, wilayah Kurdi dan terus bergerak maju ke utara. Bandara Aleppo dan semua jalan menuju kota telah ditutup.
Di samping sebuah video, jurnalis Thomas van Linge mem-posting di X tentang bagaimana bendera rezim diturunkan di kota Inkhil saat orang-orang berunjuk rasa melawan Assad.
Video lainnya memperlihatkan markas polisi yang direbut oleh pemberontak.
Dareen Khalifa, seorang peneliti di lembaga think tank International Crisis Group, mengatakan kepada Agence France-Presse bahwa serangan pemberontak telah direncanakan selama berbulan-bulan dan telah disajikan sebagai "langkah defensif terhadap eskalasi rezim”, menyusul serangan pasukan pemerintah Suriah dan Rusia di daerah tersebut yang menyebabkan respons serangan pasukan pemberontak.
Militer Suriah mengatakan pasukannya telah ditarik dari Aleppo untuk sementara guna mempersiapkan serangan balasan.
Analis konflik, Clement Molin, membagikan video yang di dalamnya dia mengatakan bahwa pemberontak YPG-SDF yang sebagian besar adalah orang Kurdi telah mencapai bandara Aleppo, wilayah Kurdi dan terus bergerak maju ke utara. Bandara Aleppo dan semua jalan menuju kota telah ditutup.
Di samping sebuah video, jurnalis Thomas van Linge mem-posting di X tentang bagaimana bendera rezim diturunkan di kota Inkhil saat orang-orang berunjuk rasa melawan Assad.
Video lainnya memperlihatkan markas polisi yang direbut oleh pemberontak.
Dareen Khalifa, seorang peneliti di lembaga think tank International Crisis Group, mengatakan kepada Agence France-Presse bahwa serangan pemberontak telah direncanakan selama berbulan-bulan dan telah disajikan sebagai "langkah defensif terhadap eskalasi rezim”, menyusul serangan pasukan pemerintah Suriah dan Rusia di daerah tersebut yang menyebabkan respons serangan pasukan pemberontak.
Militer Suriah mengatakan pasukannya telah ditarik dari Aleppo untuk sementara guna mempersiapkan serangan balasan.
Lihat Juga :