Erdogan Sebut Penangkapan PM Nentanyahu Akan Pulihkan Kepercayaan kepada Sistem Internasional
Minggu, 24 November 2024 - 20:06 WIB
"Darah orang-orang yang mati syahid dan terluka di Palestina tidak hanya menodai para pembunuhnya tetapi juga mereka yang gagal menghentikan mereka," tegasnya.
Erdogan juga menyatakan harapan untuk pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Al-Quds Timur sebagai ibu kotanya.
Tidak ada yang lain selain rezim kolonial pemukim dan pasukan propagandisnya yang dapat menyangkal fakta bahwa surat perintah penangkapan ICC terhadap Netanyahu dan Gallant menandai momen penting dalam keadilan internasional. Ia menyerukan kepada dunia Muslim untuk mengesampingkan perbedaan, mengambil sikap bersama, dan bertindak sebagai satu kesatuan.
“Kecuali hati berdetak bersama, tidak akan ada keberhasilan melawan para agresor dan pengamat.
“Ini adalah satu-satunya cara kita dapat membantu saudara-saudari Palestina dan Lebanon, yang tidak bersalah dan tertindas di Sudan, Yaman, dan banyak negara lainnya,” kata pemimpin Turki itu.
Pada hari Kamis, hakim di ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk perdana menteri Israel dan mantan menteri urusan militer.
Erdogan juga menyatakan harapan untuk pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Al-Quds Timur sebagai ibu kotanya.
Tidak ada yang lain selain rezim kolonial pemukim dan pasukan propagandisnya yang dapat menyangkal fakta bahwa surat perintah penangkapan ICC terhadap Netanyahu dan Gallant menandai momen penting dalam keadilan internasional. Ia menyerukan kepada dunia Muslim untuk mengesampingkan perbedaan, mengambil sikap bersama, dan bertindak sebagai satu kesatuan.
“Kecuali hati berdetak bersama, tidak akan ada keberhasilan melawan para agresor dan pengamat.
“Ini adalah satu-satunya cara kita dapat membantu saudara-saudari Palestina dan Lebanon, yang tidak bersalah dan tertindas di Sudan, Yaman, dan banyak negara lainnya,” kata pemimpin Turki itu.
Pada hari Kamis, hakim di ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk perdana menteri Israel dan mantan menteri urusan militer.
Lihat Juga :