Diminta AS, Qatar Akan Usir Hamas
Sabtu, 09 November 2024 - 17:04 WIB
Seorang pejabat senior Hamas mengatakan laporan tentang Qatar yang setuju untuk mengusir pejabat Hamas dari Doha adalah "tidak berdasar" dan merupakan "taktik tekanan," seraya menambahkan bahwa klaim serupa telah beredar sebelumnya tanpa bukti pendukung.
Baca Juga: Milisi Balochistan Ledakkan Kereta Api di Pakistan, 25 Orang Tewas
"Apa yang dilaporkan di media Israel tentang Qatar yang setuju untuk mengusir Hamas dari Doha setelah permintaan AS tidak memiliki dasar dan hanya taktik tekanan. Ini telah diulang tanpa bukti apa pun," kata pejabat Hamas itu kepada CNN pada hari Sabtu.
Sepanjang perang dan negosiasi untuk membawa pulang para sandera, pejabat AS telah meminta Qatar untuk menggunakan ancaman pengusiran sebagai pengaruh dalam pembicaraan mereka dengan Hamas.
Dorongan terakhir bagi Qatar untuk setuju mengusir Hamas datang baru-baru ini setelah kematian sandera Amerika-Israel Hersh Goldberg-Polin dan penolakan Hamas terhadap proposal gencatan senjata lainnya.
Qatar telah menjadi pemain utama dalam upaya selama setahun terakhir untuk mencoba mengamankan gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas, sebagian besar karena anggota senior kelompok militan tersebut bermarkas di Doha. Negosiasi besar telah berlangsung di ibu kota Qatar karena alasan tersebut.
Baca Juga: Milisi Balochistan Ledakkan Kereta Api di Pakistan, 25 Orang Tewas
"Apa yang dilaporkan di media Israel tentang Qatar yang setuju untuk mengusir Hamas dari Doha setelah permintaan AS tidak memiliki dasar dan hanya taktik tekanan. Ini telah diulang tanpa bukti apa pun," kata pejabat Hamas itu kepada CNN pada hari Sabtu.
Sepanjang perang dan negosiasi untuk membawa pulang para sandera, pejabat AS telah meminta Qatar untuk menggunakan ancaman pengusiran sebagai pengaruh dalam pembicaraan mereka dengan Hamas.
Dorongan terakhir bagi Qatar untuk setuju mengusir Hamas datang baru-baru ini setelah kematian sandera Amerika-Israel Hersh Goldberg-Polin dan penolakan Hamas terhadap proposal gencatan senjata lainnya.
Qatar telah menjadi pemain utama dalam upaya selama setahun terakhir untuk mencoba mengamankan gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas, sebagian besar karena anggota senior kelompok militan tersebut bermarkas di Doha. Negosiasi besar telah berlangsung di ibu kota Qatar karena alasan tersebut.
Lihat Juga :