Biden Izinkan Pengerahan Kontraktor Militer AS ke Ukraina
Sabtu, 09 November 2024 - 13:01 WIB
Sebagian besar peralatan telah rusak parah dan tidak dapat diperbaiki oleh spesialis Kiev sendiri.
Menurut pejabat lain, perubahan kebijakan tersebut membuat Pentagon lebih dekat dengan Departemen Luar Negeri AS dan USAID, yang telah memiliki kontraktor di Ukraina.
"Kontraktor-kontraktor ini akan membantu Angkatan Bersenjata Ukraina memperbaiki dan merawat peralatan yang disediakan AS dengan cepat sesuai kebutuhan sehingga dapat segera kembali ke garis depan," tulis CNN pada Jumat, mengutip seorang pejabat pertahanan.
“Secara khusus, jet F-16 dan baterai Patriot memerlukan keahlian teknis khusus untuk perawatannya," papar sumber itu.
Membiarkan kontraktor AS bekerja di Ukraina akan memberikan alternatif yang lebih cepat daripada metode pengangkutan peralatan saat ini ke negara-negara NATO seperti Polandia dan Rumania untuk diperbaiki, catat CNN.
Sementara itu, risiko terbunuh oleh serangan Rusia akan ditanggung oleh perusahaan-perusahaan yang mengajukan penawaran untuk kontrak Pentagon.
"Setiap kontraktor, organisasi, atau perusahaan AS akan bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan karyawan mereka dan akan diminta memasukkan rencana mitigasi risiko sebagai bagian dari penawaran mereka," ujar seorang pejabat pertahanan yang dikutip CNN.
Menurut pejabat lain, perubahan kebijakan tersebut membuat Pentagon lebih dekat dengan Departemen Luar Negeri AS dan USAID, yang telah memiliki kontraktor di Ukraina.
"Kontraktor-kontraktor ini akan membantu Angkatan Bersenjata Ukraina memperbaiki dan merawat peralatan yang disediakan AS dengan cepat sesuai kebutuhan sehingga dapat segera kembali ke garis depan," tulis CNN pada Jumat, mengutip seorang pejabat pertahanan.
“Secara khusus, jet F-16 dan baterai Patriot memerlukan keahlian teknis khusus untuk perawatannya," papar sumber itu.
Membiarkan kontraktor AS bekerja di Ukraina akan memberikan alternatif yang lebih cepat daripada metode pengangkutan peralatan saat ini ke negara-negara NATO seperti Polandia dan Rumania untuk diperbaiki, catat CNN.
Sementara itu, risiko terbunuh oleh serangan Rusia akan ditanggung oleh perusahaan-perusahaan yang mengajukan penawaran untuk kontrak Pentagon.
"Setiap kontraktor, organisasi, atau perusahaan AS akan bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan karyawan mereka dan akan diminta memasukkan rencana mitigasi risiko sebagai bagian dari penawaran mereka," ujar seorang pejabat pertahanan yang dikutip CNN.
Lihat Juga :