China dan Rusia Dikecam karena Bungkam saat Israel Serang Iran

Minggu, 03 November 2024 - 09:11 WIB
Seiring meningkatnya sanksi Barat terhadap Iran dalam beberapa tahun terakhir, Teheran telah memperkuat hubungan ekonomi dengan Moskow dan Beijing, dengan satu hasil utama adalah penjualan minyak murah ke China.

Namun, perluasan hubungan politik ini terus-menerus menghadapi kritik di Iran dan ketidakpuasan meningkat menyusul konflik langsung baru-baru ini antara Iran dan Israel.

Seruan Aksi Militer Langsung terhadap Israel



Sebuah surat kabar yang berafiliasi dengan apa yang disebut kubu garis keras Iran telah menyerukan aksi militer langsung terhadap Israel, dengan alasan bahwa serangan semacam itu penting untuk memastikan stabilitas regional.

Dalam sebuah artikel berjudul "Killing the Dog", harian Agaah menekankan perlunya mengintensifkan konfrontasi militer dengan Israel, dengan mengatakan: "Serangan terhadap kepentingan rezim Zionis di seluruh dunia menjamin keamanan kawasan."

Laporan tersebut menampilkan gambar para pemimpin politik dan militer Israel beserta target yang disarankan, termasuk pusat militer dan ekonomi.

Ini bukan pertama kalinya Agaah menganjurkan tindakan langsung terhadap Israel. Bulan lalu, harian tersebut merilis daftar lokasi Israel yang berpotensi menjadi target rudal dan pesawat nirawak Hizbullah. Daftar tersebut mencakup pabrik makanan, fasilitas listrik, pabrik teknologi, dan lokasi produksi kimia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!