Sungguh Memalukan! 50.000 Tentara Israel Tak Mampu Merebut Satu Desa Pun di Lebanon

Sabtu, 02 November 2024 - 22:15 WIB
Dalam sebuah wawancara, Kolonel Jack Neriya, mantan penasihat perdana menteri Israel Yitzhak Rabin, menjelaskan bahwa pejuang Hizbullah sengaja membiarkan pasukan Israel maju, hanya untuk menjebak mereka dalam penyergapan. Taktik ini telah menciptakan situasi yang mengerikan bagi pasukan Israel, termasuk unit elit seperti Golani dan pasukan komando lainnya, katanya.

Neriya juga memperingatkan bahwa korban manusia dari setiap kemajuan bagi pasukan Israel bisa sangat parah, berpotensi melampaui total korban "Israel" sejak akhir 1940-an.

Sejak Oktober 2023, Israel telah menewaskan lebih dari 2.700 orang di Lebanon. Sebagian besar dari mereka telah kehilangan nyawa dalam sebulan terakhir di tengah meningkatnya serangan udara dan serangan darat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!