Putin Bilang Polisi Rusia Siap Tolong Diktator Belarusia, Ini Kata Kremlin
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 08:43 WIB
"Presiden Putin berharap itu tidak akan pernah digunakan. Dan kami berharap Belarusia tidak akan menghadapi situasi yang mendesak seperti itu," imbuhnya seperti dilansir dari Newsweek, Sabtu (26/8/2020).
Peskov menekankan bahwa pasukan baru, di mana jumlahnya terdiri dari sejumlah personel yang "masuk akal" yang dibagi menjadi tiga bagian, tidak akan mempengaruhi hubungan antara Rusia dan Belarusia, dua negara yang terikat oleh perjanjian keamanan bersama.
"Rusia tidak dan tidak mencampuri urusan Belarusia," tegas Peskov.
Namun penjabat Rusia lainnya tidak mengatakan hal yang sama. Sebaliknya justru menyalahkan kekuatan Barat karena menghasut.(Baca: Lavrov: Barat Berusaha Bentuk Belarusia Seperti Keinginan Mereka )
Alexander Lukashevich, perwakilan permanen Moskow untuk Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), mencela langkah tergesa-gesa yang berbatasan dengan upaya campur tangan eksternal dalam urusan negara berdaulat di pihak negara-negara tetangga Belarusia.
Peskov menekankan bahwa pasukan baru, di mana jumlahnya terdiri dari sejumlah personel yang "masuk akal" yang dibagi menjadi tiga bagian, tidak akan mempengaruhi hubungan antara Rusia dan Belarusia, dua negara yang terikat oleh perjanjian keamanan bersama.
"Rusia tidak dan tidak mencampuri urusan Belarusia," tegas Peskov.
Namun penjabat Rusia lainnya tidak mengatakan hal yang sama. Sebaliknya justru menyalahkan kekuatan Barat karena menghasut.(Baca: Lavrov: Barat Berusaha Bentuk Belarusia Seperti Keinginan Mereka )
Alexander Lukashevich, perwakilan permanen Moskow untuk Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), mencela langkah tergesa-gesa yang berbatasan dengan upaya campur tangan eksternal dalam urusan negara berdaulat di pihak negara-negara tetangga Belarusia.
Lihat Juga :