Waswas Perang Dunia III, 90 Lokasi AS Ini Bisa Menjadi Target Serangan Nuklir Musuh
Minggu, 20 Oktober 2024 - 13:23 WIB
Peta peringatan yang dirilis untuk publik Amerika menunjukkan area yang paling mungkin menjadi sasaran jika terjadi serangan nuklir di negara itu, yang menyoroti target potensial di setiap negara bagian—terutama di wilayah timur dan di sepanjang pantai California.
Seperti ditunjukkan dalam peta yang dirilis Irish Star, Montana dan North Dakota disebut sebagai target utama karena banyaknya senjata nuklir dan lokasi peluncurannya.
Di wilayah barat Amerika, Colorado, Montana, North Dakota, dan Wyoming ditandai sebagai target, dengan pembangkit listrik tenaga nuklir aktif menjadi beberapa target terbesar.
Ada juga target di Alabama, Arizona, Maryland, New Jersey, Pennsylvania, dan Tennessee.
Area seperti pedesaan Idaho, Maine, North California, dan Oregon mungkin lebih aman. AS telah menempatkan pasukan nuklirnya secara strategis di area yang jarang penduduknya untuk meminimalkan kerusakan jika terjadi serangan, menurut laporan Irish Star.
Silo rudal balistik antarbenua, pangkalan militer, dan lokasi penyimpanan senjata nuklir tersebar di seluruh AS, ditandai sebagai lokasi “dalam bahaya”.
Pemetaan yang mengkhawatirkan dari target-target potensial ini awalnya dilaporkan oleh CBS News pada tahun 2015, dengan beberapa referensi termasuk FEMA, Medicine and Global Survival, dan National Resources Defense Council.
Seperti ditunjukkan dalam peta yang dirilis Irish Star, Montana dan North Dakota disebut sebagai target utama karena banyaknya senjata nuklir dan lokasi peluncurannya.
Di wilayah barat Amerika, Colorado, Montana, North Dakota, dan Wyoming ditandai sebagai target, dengan pembangkit listrik tenaga nuklir aktif menjadi beberapa target terbesar.
Ada juga target di Alabama, Arizona, Maryland, New Jersey, Pennsylvania, dan Tennessee.
Area seperti pedesaan Idaho, Maine, North California, dan Oregon mungkin lebih aman. AS telah menempatkan pasukan nuklirnya secara strategis di area yang jarang penduduknya untuk meminimalkan kerusakan jika terjadi serangan, menurut laporan Irish Star.
Silo rudal balistik antarbenua, pangkalan militer, dan lokasi penyimpanan senjata nuklir tersebar di seluruh AS, ditandai sebagai lokasi “dalam bahaya”.
Pemetaan yang mengkhawatirkan dari target-target potensial ini awalnya dilaporkan oleh CBS News pada tahun 2015, dengan beberapa referensi termasuk FEMA, Medicine and Global Survival, dan National Resources Defense Council.
Lihat Juga :