Apa Itu Asbes yang Bisa Menjadi Bom Waktu yang Mematikan di Gaza?

Rabu, 09 Oktober 2024 - 19:08 WIB
Paparan asbes pada orang-orang yang terperangkap setelah setiap tindakan kebiadaban Israel dapat dibandingkan dengan yang terjadi di sekitar World Trade Center ketika gedung itu runtuh di New York City pada 11 September 2001.

Menurut Program Kesehatan WTC, 4.343 orang yang selamat dan penanggap pertama telah meninggal karena penyakit terkait sejak serangan itu dibandingkan dengan 2.974 orang yang meninggal pada hari September itu.

Baca Juga: Anggota Parlemen Desak Pemerintah Iran Segera Buat Bom Nuklir

3. Diibaratkan seperti Hukuman Mati bagi Warga Gaza

Roger Willey adalah pakar asbes terkemuka. Willey melihatnya sebagai "hukuman mati... yang akan sama bagi orang-orang di Gaza."

"Hal terbaik yang dapat dilakukan jika asbes terganggu dan melayang di udara adalah masuk ke dalam mobil dan berkendara sejauh mungkin darinya."

PBB telah memperingatkan bahwa hanya 11 persen wilayah Gaza yang masih menjadi "zona aman," sehingga mustahil bagi lebih dari dua juta warga Palestina yang berdesakan di wilayah tersebut untuk menjauh dari bahaya asbes.

Seorang pemantau hak asasi manusia mengatakan Israel menggunakan amunisi fosfor putih yang dilarang terhadap orang-orang di Jalur Gaza yang terkepung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!