Artileri Hizbullah Kembali Gagalkan Serangan Darat Israel ke Lebanon

Kamis, 03 Oktober 2024 - 20:45 WIB
Saat itu, Hizbullah mulai menembaki Israel utara untuk mendukung gerakan Palestina Hamas. Eskalasi tajam terjadi pada tanggal 17 dan 18 September, ketika perangkat komunikasi meledak secara bersamaan di berbagai wilayah Lebanon: pager pertama, dan keesokan harinya, radio walkie talkie.

Menurut laporan, perangkat ini terutama digunakan anggota Hizbullah. Namun laporan lain menyatakan perangkat itu digunakan oleh banyak warga sipil.

Data resmi mengonfirmasi 37 korban tewas, dengan lebih dari 3.000 orang terluka, termasuk anak-anak dan warga sipil.

Setelah kejadian ini, Israel melancarkan serangan udara ke negara tetangga, menargetkan dan melenyapkan beberapa komandan Hizbullah berpangkat tinggi dengan serangan udara presisi, termasuk Sekretaris Jenderal Hassan Nasrallah.

Pada 1 Oktober, Israel mengumumkan dimulainya operasi darat terhadap gerakan Syiah tersebut.

Jumlah korban tewas akibat serangan udara IDF kini telah mendekati 2.000, dengan lebih dari 1,2 juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!