Semakin Mesra, Israel-UEA Akan Bangun Markas Intel Bersama

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 08:54 WIB
Tercatat dalam laporan itu bahwa pusat pengawasan Tel Aviv memantau tindakan militan Houthi di Yaman dan pergerakan angkatan laut Iran di wilayah tersebut, juga memeriksa lalu lintas laut dan udara di wilayah selatan Laut Merah seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (28/8/2020).

Laporan kerja sama intelijen ini muncul setelah Israel dan UEA mengumumkan bahwa mereka telah menormalisasi hubungan dalam sebuah kesepatan yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS). Sebagai imbalan untuk menjalin hubungan dengan Abu Dhabi, Tel Aviv diharapkan mundur dari niatnya untuk memperpanjang kedaulatan tambahan atas bagian Tepi Barat yang dikuasai Palestina. (Baca: Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi, Delegasi AS dan Israel Sambangi UEA )

Niat yang diumumkan untuk menormalisasi hubungan telah mendapat reaksi yang terbagi secara global, dengan beberapa negara memuji keputusan tersebut sebagai langkah menuju stabilitas di Timur Tengah, dan lainnya, termasuk Iran serta Otoritas Nasional Palestina, mengecam kesepakatan itu sebagai "kesalahan" yang dibuat oleh Emirates dan "pengkhianatan terhadap perjuangan Palestina". (Baca: Kesepakatan UEA-Israel Dikhawatirkan Pecah Posisi Arab Soal Palestina )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!