Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi, Delegasi AS dan Israel Sambangi UEA

Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:56 WIB
loading...
Lanjutkan Pembicaraan...
Delegasi Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan akan melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mempromosikan normalisasi antara kedua negara. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Delegasi Amerika Serikat (AS) dan Israel akan melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mempromosikan normalisasi antara kedua negara. Kantor Perdana Menteri Israel menuturkan bahwa kunjungan itu dijadwalkan berlangsung pekan depan.

"Perdana Menteri (Benjamin) Netanyahu menginstruksikan Penasihat Keamanan Nasional dan kepala Dewan Keamanan Nasional, Meir Ben-Shabbat, untuk memimpin delegasi profesional Israel ke Abu Dhabi, untuk mempromosikan normalisasi antar negara," kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan. ( Baca juga: Kerja Sama dengan Indonesia, Perusahaan China Uji Klinis Tahap III di UEA )

"Pejabat Israel akan didampingi oleh delegasi AS yang meliputi Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien dan Penasihat Senior Presiden AS, Jared Kushner. Kunjungan tersebut dijadwalkan Senin depan," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (26/8/2020).

Menurut seorang pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anonim, delegasi kedua negara akan melakukan perjalanan bersama dengan menggunakan penerbangan komersial pertama antara Israel dan UEA.

Sementara itu, menurut kantor Netanyahu, pembicaraan di Abu Dhabi akan fokus pada cara-cara untuk mempromosikan kerja sama di berbagai bidang seperti penerbangan dan pariwisata, perdagangan, ekonomi dan keuangan, kesehatan, energi dan keamanan. ( Baca juga: Kasus Baru di UEA, Total 1.356 WNI Terkonfirmasi Covid-19 )

Seperti diketahui, awal bulan ini, dengan ditengahi AS, UEA-Israel sepakat untuk menormalkan hubungan bilateral. Jika disimpulkan, itu akan menjadikan UEA sebagai negara Arab ketiga yang memiliki kesepakatan damai penuh dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved