Bela Hizbullah, 40.000 Milisi dari Negara-negara Arab Siaga di Dekat Israel

Kamis, 26 September 2024 - 08:33 WIB
Sejauh ini, Damaskus, Hizbullah, dan Tel Aviv belum merilis pernyataan resmi apa pun terkait klaim yang dibuat oleh laporan Haaretz.

Israel dan Hizbullah telah terlibat dalam serangan lintas batas sejak 8 Oktober 2023, dalam apa yang dikatakan kelompok Lebanon itu sebagai "front dukungan" bagi warga Palestina di Gaza—tempat lebih dari 41.400 orang telah tewas akibat serangan brutal Israel.

Israel mengumumkan akan memperluas perangnya terhadap Hizbullah dengan menargetkan Lebanon secara lebih luas.

Israel melancarkan gelombang serangan mematikan dan membabi buta sejak Senin, menewaskan lebih dari 500 orang, termasuk 50 anak-anak dan 95 wanita, dalam 24 jam—jumlah korban tewas harian terbesar dalam peperangan modern, menurut New York Times.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!