Secret Service: Pria yang Coba Bunuh Donald Trump Tak Lepaskan Tembakan AK-47

Selasa, 17 September 2024 - 08:17 WIB
Routh tidak memiliki latar belakang militer formal tetapi menyatakan keinginan kuat untuk berpartisipasi dalam konflik bersenjata di masa lalu, khususnya di Ukraina setelah invasi Rusia tahun 2022.

Dalam satu unggahan di X, Routh menyatakan kesediaannya untuk "bertempur dan mati" di Ukraina.

Dia juga menganjurkan warga sipil untuk mengubah arah konflik global.

"Saya bersedia terbang ke Krakow dan pergi ke perbatasan ukraina untuk menjadi sukarelawan dan berjuang dan mati," tulisnya di X saat itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!