Konvoi Militer AS-Rusia Tabrakan di Suriah, Beberapa Tentara Gegar Otak
Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:45 WIB
Keengganan untuk mengeluarkan pernyataan tentang insiden itu muncul ketika pemerintahan Trump telah menarik perhatian atas apa yang dikatakan banyak orang sebagai keraguannya ketika mengutuk Moskow atas masalah-masalah seperti campur tangan dalam pemilu 2016 dan dilaporkan membayar insentif kepada militan yang terkait dengan Taliban untuk menargetkan pasukan AS di Afghanistan.
Terkait hal ini, seorang juru bicara Pentagon, Jessica McNulty mengatakan kepada CNN bahwa penundaan mengomentari insiden itu disebabkan oleh fakta bahwa Departemen Pertahanan sedang mengoordinasikan tanggapan dengan Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri.
Meski begitu, Pentagon memberikan pernyataan atas nama Dewan Keamanan Nasional (NSC).
"Selama interaksi ini, sebuah kendaraan Rusia menghantam kendaraan anti ranjau (M-ATV) koalisi yang menyebabkan cedera pada awak kendaraan," kata juru bicara NSC John Ullyot dalam sebuah pernyataan.
"Tindakan tidak aman dan profesional seperti ini merupakan pelanggaran protokol de-konflik, yang disepakati oleh Amerika Serikat dan Rusia pada Desember 2019," pernyataan itu menambahkan.
"Koalisi dan Amerika Serikat tidak mencari eskalasi dengan kekuatan militer nasional mana pun, tetapi pasukan AS selalu mempertahankan hak dan kewajiban yang melekat untuk membela diri dari tindakan permusuhan," tegas Ullyot seperti dilansir dari CNN, Kamis (27/8/2020).
Seorang pejabat menekankan bahwa insiden Selasa terjadi di zona keamanan yang ditetapkan di Suriah timur tempat Pasukan Demokratik AS dan Suriah beroperasi secara teratur, menambahkan bahwa Rusia sadar mereka berkewajiban untuk mendekonflik operasi mereka dengan AS di daerah itu.
Terkait hal ini, seorang juru bicara Pentagon, Jessica McNulty mengatakan kepada CNN bahwa penundaan mengomentari insiden itu disebabkan oleh fakta bahwa Departemen Pertahanan sedang mengoordinasikan tanggapan dengan Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri.
Meski begitu, Pentagon memberikan pernyataan atas nama Dewan Keamanan Nasional (NSC).
"Selama interaksi ini, sebuah kendaraan Rusia menghantam kendaraan anti ranjau (M-ATV) koalisi yang menyebabkan cedera pada awak kendaraan," kata juru bicara NSC John Ullyot dalam sebuah pernyataan.
"Tindakan tidak aman dan profesional seperti ini merupakan pelanggaran protokol de-konflik, yang disepakati oleh Amerika Serikat dan Rusia pada Desember 2019," pernyataan itu menambahkan.
"Koalisi dan Amerika Serikat tidak mencari eskalasi dengan kekuatan militer nasional mana pun, tetapi pasukan AS selalu mempertahankan hak dan kewajiban yang melekat untuk membela diri dari tindakan permusuhan," tegas Ullyot seperti dilansir dari CNN, Kamis (27/8/2020).
Seorang pejabat menekankan bahwa insiden Selasa terjadi di zona keamanan yang ditetapkan di Suriah timur tempat Pasukan Demokratik AS dan Suriah beroperasi secara teratur, menambahkan bahwa Rusia sadar mereka berkewajiban untuk mendekonflik operasi mereka dengan AS di daerah itu.
Lihat Juga :