Tempat Tinggal Putra Netanyahu di AS Di-lockdown, Diduga Ada Bom

Jum'at, 23 Agustus 2024 - 14:28 WIB
Ada juga warga penghuni apartemen yang menerima pesan samar dari pengelola gedung dan kantor polisi yang meminta mereka untuk tetap tinggal di apartemen dan tidak mendekati jendela.

Setelah sekitar tiga jam, warga menerima pesan lain yang memberi tahu mereka bahwa lockdown telah berakhir dan mereka bebas meninggalkan apartemen.

Warga yang sama mengatakan bahwa grup WhatsApp gedung itu dipenuhi dengan rumor, beberapa mengatakan bahwa benda mencurigakan itu adalah bom. Yang lain mengeklaim bahwa itu adalah prosedur rutin dan orang-orang bereaksi berlebihan.

Banyak kepanikan yang disebabkan oleh fakta bahwa banyak warga Israel tinggal di gedung itu, bersama dengan fakta bahwa Yair tinggal di sana.

Warga tersebut mengatakan bahwa banyak orang tidak mau membahas rincian insiden tersebut karena takut terjadi pelanggaran kontrak dan secara tidak sengaja menyebabkan warga Israel pergi. Menurutnya, Yair tampak sangat khawatir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!