Presiden Joe Biden Setujui Strategi Nuklir Rahasia, Seperti Apa Gambarannya?
Rabu, 21 Agustus 2024 - 17:10 WIB
Penjabat Asisten Menteri Pertahanan untuk Kebijakan Luar Angkasa Vipin Narang mengatakan kepada wartawan awal bulan ini bahwa Biden “baru-baru ini mengeluarkan panduan penggunaan senjata nuklir yang diperbarui untuk memperhitungkan banyak musuh bersenjata nuklir.” Persenjataan nuklir China yang terus bertambah merupakan sesuatu yang "tidak diantisipasi atau diperhitungkan" oleh AS selama perencanaan nuklir beberapa dekade lalu, imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Belarusia: Invasi Ukraina ke Kursk Mendorong Rusia Melancarkan Serangan Bom Nuklir
Saat ditanya tentang laporan NYT, juru bicara Gedung Putih Sean Savett mengatakan, "panduan yang dikeluarkan awal tahun ini bukanlah respons terhadap satu entitas, negara, atau ancaman."
Pada tahun 2023, Pentagon memperkirakan bahwa China akan menggandakan persediaan hulu ledak nuklir operasionalnya menjadi lebih dari 1.000 pada tahun 2030, "yang sebagian besar akan dikerahkan pada tingkat kesiapan yang lebih tinggi."
AS saat ini memiliki 5.550 hulu ledak, sementara Rusia memiliki 6.255, menurut perkiraan oleh Stockholm International Peace Research Institute.
Baca Juga: Presiden Belarusia: Invasi Ukraina ke Kursk Mendorong Rusia Melancarkan Serangan Bom Nuklir
Saat ditanya tentang laporan NYT, juru bicara Gedung Putih Sean Savett mengatakan, "panduan yang dikeluarkan awal tahun ini bukanlah respons terhadap satu entitas, negara, atau ancaman."
Pada tahun 2023, Pentagon memperkirakan bahwa China akan menggandakan persediaan hulu ledak nuklir operasionalnya menjadi lebih dari 1.000 pada tahun 2030, "yang sebagian besar akan dikerahkan pada tingkat kesiapan yang lebih tinggi."
AS saat ini memiliki 5.550 hulu ledak, sementara Rusia memiliki 6.255, menurut perkiraan oleh Stockholm International Peace Research Institute.
Lihat Juga :