Terus Tembakkan Roket, Hizbullah Sedang Menguji Pertahanan Udara Israel
Senin, 12 Agustus 2024 - 21:24 WIB
Pada hari-hari sebelumnya, Hizbullah juga telah meluncurkan drone lebih jauh ke Israel, jadi saat ini, tampaknya ini adalah serangan khusus yang dilancarkan Hizbullah sebagai tanggapan atas serangan Israel di Lebanon selatan.
Baca Juga: Israel Kobarkan Perang Sonik di Lebanon, Berikut 5 Dampaknya
Warga Lebanon telah mendengar suara pesawat tanpa awak sepanjang hari dan hampir sepanjang malam, kami dapat mendengar pesawat tanpa awak di atas kepala, pesawat tanpa awak Israel, jadi mereka berada dalam kondisi pengawasan ketat tetapi yang terjadi adalah pesawat ini berhasil menembus dan Israel menunggu tanggapan yang dijanjikan Hizbullah atas terbunuhnya komandan senior mereka Fuad Shukr.
Sebelumnya, Hizbullah menembakkan lebih dari 30 roket dari Lebanon selatan ke markas Divisi 146 IOF di Jaatoun, wilayah Palestina yang diduduki di barat laut, pada Senin (12/8/2024. Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, mengatakan telah menargetkan posisi militer Israel di wilayah pendudukan utara.
Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa serangkaian roket Katyusha ditembakkan ke markas besar Divisi ke-146 yang baru didirikan di Giaton.
Ditambahkannya, operasi itu dilakukan sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap wilayah sipil di Lebanon selatan, khususnya di kota Maaroub.
"Para pejuang Perlawanan Islam pada hari Senin, 12-08-2024, membombardir markas komando Divisi ke-146 yang baru didirikan di Jaatoun dengan rentetan roket Katyusha," kata pernyataan itu.
Menurut Hizbullah, serangan roket itu juga ditujukan untuk menunjukkan dukungan gerakan Lebanon itu terhadap warga Palestina di Gaza.
Baca Juga: Israel Kobarkan Perang Sonik di Lebanon, Berikut 5 Dampaknya
Warga Lebanon telah mendengar suara pesawat tanpa awak sepanjang hari dan hampir sepanjang malam, kami dapat mendengar pesawat tanpa awak di atas kepala, pesawat tanpa awak Israel, jadi mereka berada dalam kondisi pengawasan ketat tetapi yang terjadi adalah pesawat ini berhasil menembus dan Israel menunggu tanggapan yang dijanjikan Hizbullah atas terbunuhnya komandan senior mereka Fuad Shukr.
Sebelumnya, Hizbullah menembakkan lebih dari 30 roket dari Lebanon selatan ke markas Divisi 146 IOF di Jaatoun, wilayah Palestina yang diduduki di barat laut, pada Senin (12/8/2024. Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, mengatakan telah menargetkan posisi militer Israel di wilayah pendudukan utara.
Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa serangkaian roket Katyusha ditembakkan ke markas besar Divisi ke-146 yang baru didirikan di Giaton.
Ditambahkannya, operasi itu dilakukan sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap wilayah sipil di Lebanon selatan, khususnya di kota Maaroub.
"Para pejuang Perlawanan Islam pada hari Senin, 12-08-2024, membombardir markas komando Divisi ke-146 yang baru didirikan di Jaatoun dengan rentetan roket Katyusha," kata pernyataan itu.
Menurut Hizbullah, serangan roket itu juga ditujukan untuk menunjukkan dukungan gerakan Lebanon itu terhadap warga Palestina di Gaza.
Lihat Juga :