Pria Inggris Mengumpat dan Meludahi Pengemudi Bus Muslim di London
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 20:30 WIB
Insiden tersebut terjadi pada saat Inggris dilanda kekacauan selama berhari-hari, dengan perusuh sayap kanan yang brutal memuntahkan kata-kata kasar rasis dan Islamofobia yang menargetkan Muslim, kelompok minoritas, dan imigran.
Kerusuhan tersebut dipicu klaim palsu yang tersebar secara daring bahwa tersangka yang ditangkap atas penusukan yang menewaskan tiga anak di Southport pada tanggal 29 Juli adalah seorang pencari suaka Muslim.
Pihak berwenang telah mengidentifikasi penyerang sebagai Axel Rudakubana, seorang remaja berusia 17 tahun yang lahir di Cardiff dari orang tua Rwanda. Namun hal ini tidak banyak membantu mencegah kebrutalan massa sayap kanan.
Hingga 8 Agustus, total 483 orang telah ditangkap, sementara 149 dakwaan telah diajukan terkait dengan kerusuhan di kota-kota di seluruh Inggris.
Baca juga: Pemimpin Hizbullah: Menunggu adalah Bagian dari Hukuman untuk Israel
Kerusuhan tersebut dipicu klaim palsu yang tersebar secara daring bahwa tersangka yang ditangkap atas penusukan yang menewaskan tiga anak di Southport pada tanggal 29 Juli adalah seorang pencari suaka Muslim.
Pihak berwenang telah mengidentifikasi penyerang sebagai Axel Rudakubana, seorang remaja berusia 17 tahun yang lahir di Cardiff dari orang tua Rwanda. Namun hal ini tidak banyak membantu mencegah kebrutalan massa sayap kanan.
Hingga 8 Agustus, total 483 orang telah ditangkap, sementara 149 dakwaan telah diajukan terkait dengan kerusuhan di kota-kota di seluruh Inggris.
Baca juga: Pemimpin Hizbullah: Menunggu adalah Bagian dari Hukuman untuk Israel
(sya)
Lihat Juga :