7 Persiapan Israel dalam Menghadapi Serangan Balasan Iran, dari Melancarkan Serangan Pendahuluan hingga Koordinasi dengan Yordania
Senin, 05 Agustus 2024 - 14:14 WIB
Baca Juga: Benarkah Para Pemimpin Hamas Menyesal Telah Melakukan Serangan 7 Oktober?
Foto/EPA
Yerusalem akan memerlukan intelijennya sendiri tentang masalah tersebut untuk mencocokkan dengan intelijen AS tentang masalah tersebut, kata laporan itu, dan bahkan jika itu cocok, Israel mungkin masih memilih untuk menghindari serangan pendahuluan.
Seperti Israel, AS pada hari Minggu dikatakan tidak yakin seperti apa serangan Iran nantinya, karena yakin Teheran belum mencapai keputusan akhir dan tidak mungkin selesai berkoordinasi dengan proksinya.
Bahkan jika serangan itu lebih besar, penilaian dari dalam pemerintahan adalah bahwa Israel akan mampu menahannya, dan sekali lagi akan mampu melakukan pertahanan yang tepat dengan bantuan koalisi sekutu, Ynet melaporkan.
Pada saat yang sama ketika Israel dan AS bersiap menghadapi serangan apa pun yang akhirnya dipilih Iran untuk dilancarkan, Washington dan sekutunya, baik di Barat maupun di Timur Tengah, terus mendesak Israel dan Iran untuk meredakan situasi, dan untuk menghindari kemungkinan memicu perang regional habis-habisan.
Foto/EPA
Untuk tujuan itu, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengunjungi Iran pada hari Minggu dengan permohonan agar kawasan itu dapat hidup dalam "perdamaian, keamanan, dan stabilitas," tanpa eskalasi lebih lanjut.
Dalam konferensi pers di Teheran bersama mitranya dari Iran, Safadi mengatakan bahwa tujuan kunjungannya adalah untuk "berkonsultasi mengenai eskalasi serius di kawasan tersebut dan untuk terlibat dalam diskusi yang jujur dan jelas tentang cara mengatasi perbedaan antara kedua negara dengan kejujuran dan transparansi."
"Yordania selalu proaktif dalam membela perjuangan Palestina dan hak-hak rakyat Palestina. Yordania telah mengutuk pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan menolak semua tindakan eskalasi Israel yang mencegah tercapainya keamanan, stabilitas, dan perdamaian yang adil," katanya, seraya menambahkan bahwa perang di Gaza harus diakhiri "untuk melindungi seluruh kawasan dari konsekuensi perang regional yang akan berdampak buruk bagi semua orang."
6. Berkoordinasi dengan Intelijen Sekutu
Foto/EPA
Yerusalem akan memerlukan intelijennya sendiri tentang masalah tersebut untuk mencocokkan dengan intelijen AS tentang masalah tersebut, kata laporan itu, dan bahkan jika itu cocok, Israel mungkin masih memilih untuk menghindari serangan pendahuluan.
Seperti Israel, AS pada hari Minggu dikatakan tidak yakin seperti apa serangan Iran nantinya, karena yakin Teheran belum mencapai keputusan akhir dan tidak mungkin selesai berkoordinasi dengan proksinya.
Bahkan jika serangan itu lebih besar, penilaian dari dalam pemerintahan adalah bahwa Israel akan mampu menahannya, dan sekali lagi akan mampu melakukan pertahanan yang tepat dengan bantuan koalisi sekutu, Ynet melaporkan.
Pada saat yang sama ketika Israel dan AS bersiap menghadapi serangan apa pun yang akhirnya dipilih Iran untuk dilancarkan, Washington dan sekutunya, baik di Barat maupun di Timur Tengah, terus mendesak Israel dan Iran untuk meredakan situasi, dan untuk menghindari kemungkinan memicu perang regional habis-habisan.
7. Berkoordinasi dengan Yordania
Foto/EPA
Untuk tujuan itu, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengunjungi Iran pada hari Minggu dengan permohonan agar kawasan itu dapat hidup dalam "perdamaian, keamanan, dan stabilitas," tanpa eskalasi lebih lanjut.
Dalam konferensi pers di Teheran bersama mitranya dari Iran, Safadi mengatakan bahwa tujuan kunjungannya adalah untuk "berkonsultasi mengenai eskalasi serius di kawasan tersebut dan untuk terlibat dalam diskusi yang jujur dan jelas tentang cara mengatasi perbedaan antara kedua negara dengan kejujuran dan transparansi."
"Yordania selalu proaktif dalam membela perjuangan Palestina dan hak-hak rakyat Palestina. Yordania telah mengutuk pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan menolak semua tindakan eskalasi Israel yang mencegah tercapainya keamanan, stabilitas, dan perdamaian yang adil," katanya, seraya menambahkan bahwa perang di Gaza harus diakhiri "untuk melindungi seluruh kawasan dari konsekuensi perang regional yang akan berdampak buruk bagi semua orang."
(ahm)
Lihat Juga :