Netanyahu Dihujat saat Kunjungi Majdal Shams: Pembunuh! Hengkanglah Penjahat Perang!

Selasa, 30 Juli 2024 - 14:02 WIB
Warga Majdal Shams di Dataran Tinggi Golan menghujat dan mencoba mengusir PM Israel saat berkunjung ke lokasi serangan yang tewaskan 12 orang tersebut. Foto/LUIS DE VEGA/EL PAIS
MAJDAL SHAMS - Penduduk kota Majdal Shams di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel menghujat dan mencoba mengusir Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berkunjung pada Senin sore.

Majdal Shams adalah kota etnis Druze yang dilanda serangan pada Sabtu sore dengan korban tewas 12 remaja dan anak-anak.



Serangan itu terjadi lapangan sepak bola. Militer Zionis Israel menuduh roket Hizbullah Lebanon sebagai biang keladi serangan mematikan tersebut. Namun kelompok pro-Iran itu membantah terlibat serangan di wilayah Suriah yang diduduki Israel sejak 1967 itu.

Penduduk setempat terdengar berteriak: "Pembunuh! Pembunuh!", "Hengkanglah penjahat perang!" dan "Anda tidak diterima di sini!" saat Netanyahu, didampingi oleh kepala dinas intelijen Israel Shin Bet, tiba di lokasi serangan.

"Oh Anda Zionis, keluarlah dari tanah Arab yang bebas," teriak salah satu warga.

Baca Juga: Hizbullah Sangkal Serangan di Dataran Tinggi Golan, Lebanon Desak Penyelidikan Internasional

Para warga Majdal Shams juga membawa plakat bertuliskan "Penjahat perang" dan "Hentikan pembunuhan anak-anak" saat Netanyahu muncul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!