Hizbullah Sangkal Serangan di Dataran Tinggi Golan, Lebanon Desak Penyelidikan Internasional
Senin, 29 Juli 2024 - 18:41 WIB
loading...
Orang-orang menghadiri pemakaman sepuluh pemuda yang tewas akibat serangan roket dari Lebanon, di desa Majdal Shams di Dataran Tinggi Golan yang dicaplok Israel, 28 Juli 2024. Foto/EPA-EFE/ATEF SAFADI
A
A
A
BEIRUT - Lebanon menyerukan penyelidikan internasional atas serangan mematikan yang menewaskan 12 orang, termasuk anak-anak, di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Insiden tersebut, yang terjadi di kota Druze, Majdal Shams, pada Sabtu, telah meningkatkan ketegangan yang sudah ada sebelumnya, dengan negara penjajah tersebut menyalahkan gerakan perlawanan Hizbullah.
Militer Israel telah mengklaim roket buatan Iran yang ditembakkan Hizbullah menghantam lapangan sepak bola, menewaskan anak-anak dan remaja.
Namun, Hizbullah telah membantah keterlibatan tersebut, bersikeras pihaknya hanya menargetkan posisi militer.
Dalam pernyataan di X, Menteri Luar Negeri Lebanon Abdallah Bou Habib menyerukan "penyelidikan internasional atau pertemuan komite tripartit yang diadakan melalui UNIFIL untuk mengetahui kebenaran" tentang siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut, AFP melaporkan.
Insiden tersebut, yang terjadi di kota Druze, Majdal Shams, pada Sabtu, telah meningkatkan ketegangan yang sudah ada sebelumnya, dengan negara penjajah tersebut menyalahkan gerakan perlawanan Hizbullah.
Militer Israel telah mengklaim roket buatan Iran yang ditembakkan Hizbullah menghantam lapangan sepak bola, menewaskan anak-anak dan remaja.
Namun, Hizbullah telah membantah keterlibatan tersebut, bersikeras pihaknya hanya menargetkan posisi militer.
Dalam pernyataan di X, Menteri Luar Negeri Lebanon Abdallah Bou Habib menyerukan "penyelidikan internasional atau pertemuan komite tripartit yang diadakan melalui UNIFIL untuk mengetahui kebenaran" tentang siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut, AFP melaporkan.
Lihat Juga :