Trump Unggul dalam Jajak Pendapat, Kamala Harris Tak Beri Terobosan Apapun

Minggu, 28 Juli 2024 - 16:55 WIB
Biden mengumumkan bahwa dia akan mengakhiri kampanye pemilihannya kembali pada 21 Juli, setelah berminggu-minggu meningkatnya kekhawatiran di antara Demokrat dan donor partai atas kesehatannya yang menurun dan kemampuannya untuk mengalahkan Trump pada bulan November.

Baca Juga: Apakah Serangan Roket ke Lapangan Sepak Bola Israel Hanya Kecelakaan atau Skenario Matang?

Awalnya menentang, Biden berpendapat bahwa langkah itu perlu dilakukan mengingat taruhannya yang tinggi dalam pemilu. "Tidak ada yang dapat menghalangi penyelamatan demokrasi kita. Itu termasuk ambisi pribadi," katanya dalam pidato dari Ruang Oval pada hari Rabu.

Tim kampanye Harris telah melaporkan masuknya sumbangan, menerima sumbangan sebesar USD81 juta dalam 24 jam sejak pengesahan Biden. Diharapkan Demokrat akan secara resmi mencalonkan Harris pada konvensi partai bulan depan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!