Ukraina Klaim Rusia Tarik Seluruh Kapal Perangnya dari Laut Azov
Jum'at, 26 Juli 2024 - 09:50 WIB
Pletenchuk mengatakan pada bulan Maret bahwa tujuan akhir Ukraina adalah tidak adanya kapal militer dari Rusia di wilayah Azov dan Laut Hitam.
Selama siaran televisi nasional pada hari Kamis, Pletenchuk mengatakan bahwa Moskow telah menarik seluruh kapal perangnya dari Laut Azov setelah pasukan Kyiv menyerang dan merusak feri Slavyanin milik Moskow di pelabuhan Kavkaz, wilayah Krasnodar, Rusia, pada hari Selasa.
Kapal itu dilaporkan digunakan oleh Rusia untuk mengangkut gerbong kereta api, truk, dan kontainer untuk keperluan militer.
"Hasil hebat lainnya dari upaya terpadu pasukan pertahanan: feri penjajah rusak parah di pelabuhan Kavkaz," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
Pelabuhan Kavkaz terletak sekitar 7 mil dari Jembatan Kerch, yang menghubungkan Crimea dengan daratan Rusia.
Ukraina telah berjanji untuk menghancurkan struktur tersebut, dan telah berhasil menyerang jembatan tersebut dua kali sejak invasi besar-besaran Rusia dimulai pada Februari 2022.
Selama siaran televisi nasional pada hari Kamis, Pletenchuk mengatakan bahwa Moskow telah menarik seluruh kapal perangnya dari Laut Azov setelah pasukan Kyiv menyerang dan merusak feri Slavyanin milik Moskow di pelabuhan Kavkaz, wilayah Krasnodar, Rusia, pada hari Selasa.
Kapal itu dilaporkan digunakan oleh Rusia untuk mengangkut gerbong kereta api, truk, dan kontainer untuk keperluan militer.
"Hasil hebat lainnya dari upaya terpadu pasukan pertahanan: feri penjajah rusak parah di pelabuhan Kavkaz," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
Pelabuhan Kavkaz terletak sekitar 7 mil dari Jembatan Kerch, yang menghubungkan Crimea dengan daratan Rusia.
Ukraina telah berjanji untuk menghancurkan struktur tersebut, dan telah berhasil menyerang jembatan tersebut dua kali sejak invasi besar-besaran Rusia dimulai pada Februari 2022.
Lihat Juga :