Bentrok Polisi dan Mahasiswa di Bangladesh Tewaskan 12 Orang

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37 WIB
Hasina, putri Sheikh Mujibur Rahman, yang memimpin Bangladesh menuju kemerdekaan, sejauh ini menolak tuntutan para pengunjuk rasa.

“Kami bersedia duduk (dan berbicara dengan mereka). Kapanpun mereka ingin duduk berdiskusi, itu akan terjadi,” kata Huq.

Baca Juga: 8 Misteri Penembak Trump, dari Persiapan Matang dan Orang yang Menyenangkan

Sebelumnya, polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa di dekat kampus universitas Dhaka dan pihak berwenang memutus beberapa layanan internet seluler dalam upaya membatasi demonstrasi.

.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!