3 Alasan Tajikistan Melarang Hijab, Salah Satunya Mewajibkan Penggunaan Pakaian Tradisional
Rabu, 26 Juni 2024 - 21:55 WIB
Meskipun tidak ada batasan hukum mengenai janggut di Tajikistan, beberapa laporan menyatakan bahwa penegak hukum telah mencukur paksa pria yang berjanggut lebat, yang dipandang sebagai tanda potensial dari pandangan agama ekstremis seseorang.
Undang-Undang Tanggung Jawab Orang Tua, yang mulai berlaku pada tahun 2011, memberikan sanksi kepada orang tua yang menyekolahkan anaknya ke pendidikan agama di luar negeri, sedangkan menurut undang-undang yang sama, anak di bawah 18 tahun dilarang memasuki tempat ibadah tanpa izin.
Undang-undang terbaru ini dikatakan dipicu oleh serangan mematikan di Balai Kota Crocus di Moskow pada bulan April. Empat penyerang yang ditangkap oleh penegak hukum Rusia – dikatakan sebagai bagian dari ISIS-K cabang Khorasan – memiliki paspor Tajikistan, menurut pihak berwenang Rusia.
Baca Juga: 9 Orang Ditahan di Tajikistan karena Diduga Terkait Serangan Teroris Moskow
Presiden Rahmon, yang mengatakan bahwa ia ingin menjadikan Tajikistan “demokratis, berdaulat, berdasarkan hukum dan sekuler” – mengutip kalimat pembuka Konstitusi tahun 2016 – menyarankan masyarakat untuk “Mencintai Tuhan dengan hati (mereka)”.
“Jangan lupakan budaya sendiri,” tandasnya.
Komisi Kebebasan Beragama Internasional AS (USCIRF) menetapkan Tajikistan sebagai “negara yang menjadi perhatian khusus” dalam laporannya tahun 2023.
Undang-Undang Tanggung Jawab Orang Tua, yang mulai berlaku pada tahun 2011, memberikan sanksi kepada orang tua yang menyekolahkan anaknya ke pendidikan agama di luar negeri, sedangkan menurut undang-undang yang sama, anak di bawah 18 tahun dilarang memasuki tempat ibadah tanpa izin.
Undang-undang terbaru ini dikatakan dipicu oleh serangan mematikan di Balai Kota Crocus di Moskow pada bulan April. Empat penyerang yang ditangkap oleh penegak hukum Rusia – dikatakan sebagai bagian dari ISIS-K cabang Khorasan – memiliki paspor Tajikistan, menurut pihak berwenang Rusia.
Baca Juga: 9 Orang Ditahan di Tajikistan karena Diduga Terkait Serangan Teroris Moskow
3. Ubah Masjid Jadi Kedai Teh dengan Dalih Menghidupkan Budaya Tajikistan
Pernyataan Komite Urusan Agama Tajikistan pada tahun 2017 mengatakan bahwa 1.938 masjid ditutup hanya dalam satu tahun, dan tempat ibadah diubah menjadi kedai teh dan pusat kesehatan, misalnya.Presiden Rahmon, yang mengatakan bahwa ia ingin menjadikan Tajikistan “demokratis, berdaulat, berdasarkan hukum dan sekuler” – mengutip kalimat pembuka Konstitusi tahun 2016 – menyarankan masyarakat untuk “Mencintai Tuhan dengan hati (mereka)”.
“Jangan lupakan budaya sendiri,” tandasnya.
Komisi Kebebasan Beragama Internasional AS (USCIRF) menetapkan Tajikistan sebagai “negara yang menjadi perhatian khusus” dalam laporannya tahun 2023.
(ahm)
Lihat Juga :