AS Tes Rudal Nuklir, Sebut Hanya Latihan Rutin

Sabtu, 08 Juni 2024 - 14:01 WIB
Rusia memulai serangkaian latihan nuklir taktis di salah satu distrik militernya bulan lalu, dalam apa yang disebut Kremlin sebagai respons terhadap eskalasi konflik Ukraina yang “belum pernah terjadi sebelumnya” oleh Barat.

Baca juga: Israel Masuk Daftar Hitam PBB sebagai Negara yang Menyakiti Anak-anak dalam Konflik

Sejak saat itu, Ukraina diduga menargetkan dua radar peringatan dini Rusia, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya pertukaran nuklir.

Angkatan Udara dan Angkatan Luar Angkasa AS bekerja sama dalam uji coba Vandenberg, yang memperlihatkan hulu ledak tiruan terbang sekitar 4.200 mil (lebih dari 6.700 km) sebelum jatuh di satu lokasi di Atol Kwajalein, di Kepulauan Marshall.

Tidak ada pernyataan resmi mengenai keberhasilan uji coba tersebut.

Meskipun militer AS bersikeras penangkal atomnya "aman, terjamin, andal, dan efektif," ada kekhawatiran yang berkembang di Washington tentang bagian darat dari triad nuklir tersebut.

Uji coba pada November 2023 gagal karena rudal tersebut mengalami "anomali" dan harus dihancurkan setelah diluncurkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!