Israel Masuk Daftar Hitam PBB sebagai Negara yang Menyakiti Anak-anak dalam Konflik

Sabtu, 08 Juni 2024 - 07:14 WIB
loading...
Israel Masuk Daftar...
Seorang pria Palestina menggendong seorang gadis yang terluka di lokasi serangan Israel, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan pada 14 Oktober 2023. Foto/REUTERS/Yasser Qudih
A A A
GAZA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memasukkan Israel ke dalam daftar hitam negara-negara yang telah melakukan pelanggaran terhadap anak-anak.

Langkah ini diambil karena pasukan Israel telah membunuh ribuan anak-anak Palestina dalam genosida yang sedang berlangsung di Gaza. Pembunuhan anak-anak itu bahkan masih berlangsung saat ini.

Penempatan Israel tersebut dikonfirmasi oleh Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, yang mengatakan pada X bahwa dia menerima pemberitahuan tersebut dan sangat marah atas tindakan tersebut.

Dia juga membagikan rekaman panggilan telepon di platform media sosial tersebut saat dia menerima berita tersebut dari seorang pejabat PBB.

"Ini benar-benar keterlaluan dan salah," ujar Erdan. "Saya menanggapi keputusan yang memalukan itu dan mengatakan bahwa tentara kita adalah yang paling bermoral di dunia. Satu-satunya yang masuk daftar hitam adalah sekretaris jenderal (PBB) yang memberi insentif dan mendorong terorisme serta dimotivasi oleh kebencian terhadap Israel."

Stephane Dujarric, juru bicara sekretaris jenderal PBB, mengatakan dalam jumpa pers pada Jumat bahwa seorang pejabat PBB menelepon duta besar Israel untuk memberitahunya tentang daftar tersebut sebagai "suatu bentuk penghormatan yang diberikan kepada negara-negara yang baru saja masuk daftar" dalam laporan tahunan PBB "Anak-anak dalam Konflik Bersenjata".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved