Rusia dan China Berselisih dengan AS soal Resolusi PBB tentang Gencatan Senjata Gaza
Jum'at, 07 Juni 2024 - 18:45 WIB
AS kini tengah mencari dukungan internasional untuk rencana yang masih dipelajari Hamas. AS mengedarkan rancangan resolusi satu halaman kepada Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara pada Senin dan versi revisi pada Rabu, keduanya telah dilihat Reuters.
Draf saat ini menyambut baik usulan gencatan senjata, menggambarkannya sebagai "dapat diterima" oleh Israel, "menyerukan Hamas untuk juga menerimanya, dan mendesak kedua belah pihak untuk sepenuhnya melaksanakan ketentuannya tanpa penundaan dan tanpa syarat."
Baca juga: Senjata Buatan AS Digunakan Israel untuk Bantai Warga Palestina di Sekolah PBB
Draf tersebut mencantumkan beberapa detail usulan tersebut, dengan "gencatan senjata penuh dan menyeluruh" di Jalur Gaza sebagai bagian dari fase pertama dan "atas persetujuan para pihak, penghentian permusuhan secara permanen" pada fase kedua.
“Namun, beberapa anggota dewan telah mengajukan pertanyaan tentang apakah Israel benar-benar telah menerima rencana tersebut dan ingin Dewan Keamanan PBB tetap pada tuntutan yang dibuat pada Maret untuk gencatan senjata segera dan pembebasan tanpa syarat semua sandera,” papar para diplomat.
Rusia mengusulkan amandemen terhadap teks AS yang mencakup seruan kepada Hamas dan Israel untuk menerima usulan tersebut dan menuntut gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen yang dihormati semua pihak.
Draf saat ini menyambut baik usulan gencatan senjata, menggambarkannya sebagai "dapat diterima" oleh Israel, "menyerukan Hamas untuk juga menerimanya, dan mendesak kedua belah pihak untuk sepenuhnya melaksanakan ketentuannya tanpa penundaan dan tanpa syarat."
Baca juga: Senjata Buatan AS Digunakan Israel untuk Bantai Warga Palestina di Sekolah PBB
Draf tersebut mencantumkan beberapa detail usulan tersebut, dengan "gencatan senjata penuh dan menyeluruh" di Jalur Gaza sebagai bagian dari fase pertama dan "atas persetujuan para pihak, penghentian permusuhan secara permanen" pada fase kedua.
“Namun, beberapa anggota dewan telah mengajukan pertanyaan tentang apakah Israel benar-benar telah menerima rencana tersebut dan ingin Dewan Keamanan PBB tetap pada tuntutan yang dibuat pada Maret untuk gencatan senjata segera dan pembebasan tanpa syarat semua sandera,” papar para diplomat.
Rusia mengusulkan amandemen terhadap teks AS yang mencakup seruan kepada Hamas dan Israel untuk menerima usulan tersebut dan menuntut gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen yang dihormati semua pihak.
Lihat Juga :