AS Akan Cabut Larangan Penjualan Senjata Ofensif ke Arab Saudi

Minggu, 26 Mei 2024 - 23:23 WIB
Arab Saudi, yang merupakan konsumen senjata terbesar AS, merasa kesal dengan pembatasan tersebut, sehingga membekukan jenis penjualan senjata yang telah diberikan oleh pemerintahan AS sebelumnya selama beberapa dekade.

Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken pada hari Rabu mengatakan Amerika dan Arab Saudi hampir menyelesaikan serangkaian perjanjian mengenai kerja sama energi nuklir, keamanan dan pertahanan, yang merupakan komponen bilateral dari perjanjian normalisasi yang lebih luas dengan Riyadh dan Israel.

Namun, pencabutan larangan penjualan senjata ofensif tidak terkait langsung dengan perundingan ini.

Gedung Putih dan kantor komunikasi pemerintah Arab Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!