Diduga Pemberontakan, Suara Tembakan Terdengar di Kamp Militer Mali

Selasa, 18 Agustus 2020 - 22:01 WIB
Kedutaan Besar Norwegia di Mali memperingatkan bahwa pemberontakan di angkatan bersenjata sedang berlangsung, dan mengatakan pasukan sedang dalam perjalanan ke Bamako.

Kedutaan Prancis dan Australia memperingatkan warganya untuk tetap di rumah, mengutip laporan gangguan di Kati dan Bamako.

Pendukung oposisi telah mengadakan beberapa demonstrasi besar dalam beberapa bulan terakhir yang menyerukan pengunduran diri Presiden Keita. Bentrokan antara pasukan keamanan dan pengunjuk rasa pada bulan Juli lalu menewaskan sedikitnya 11 orang.(Baca: Tuntut Presiden Mundur, Demonstran Duduki Stasiun TV Pemerintah Mali )

Presiden Mali mendapat kecaman yang meningkat karena gagal menghentikan pemberontakan kelompok Islam selama delapan tahun di utara. Ketegangan meningkat pada bulan April setelah Mahkamah Konstitusi membatalkan hasil pemilihan parlemen yang disengketakan, yang memungkinkan partai Keita untuk mengambil mayoritas kursi yang kosong.(Baca: Prancis Berhasil Habisi Pemimpin Al-Qaeda Afrika Utara )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!