Regulasi Lemah, AS Terancam Ledakan Dahsyat yang Dipicu Bahan Kimia
Selasa, 18 Agustus 2020 - 00:05 WIB
(Baca: Para Pengemudi Bus Sekolah Tuntut Sekolah Kembali Buka di Los Angeles )
Walikota West, Tommy Muska mengatakan, dia tidak tahu apa yang orang pikirkan tentang menyimpan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut. Muska adalah petugas pemadam kebakaran sukarela pada saat ledakan di ota West.
"Kami tampaknya tidak mengetahui bahwa bahan kimia itu mematikan. Saya merasa iba untuk orang-orang di Beirut itu, saya pasti menyukainya. Itu membawa kembali banyak kenangan," ucap Muska, seperti dilansir Al Arabiya.
Sementara itu, administrator EPA, Andrew Wheeler mengatakan bahwa keputusan Program Manajemen Risiko yang direvisi menjawab kekhawatiran bahwa merilis lokasi penyimpanan bahan kimia negara dapat memberikan peta jalan bagi teroris. Wheeler mengatakan, pembatalan peraturan akan menghemat USD 88 juta setahun dalam biaya kepatuhan.
Walikota West, Tommy Muska mengatakan, dia tidak tahu apa yang orang pikirkan tentang menyimpan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut. Muska adalah petugas pemadam kebakaran sukarela pada saat ledakan di ota West.
"Kami tampaknya tidak mengetahui bahwa bahan kimia itu mematikan. Saya merasa iba untuk orang-orang di Beirut itu, saya pasti menyukainya. Itu membawa kembali banyak kenangan," ucap Muska, seperti dilansir Al Arabiya.
Sementara itu, administrator EPA, Andrew Wheeler mengatakan bahwa keputusan Program Manajemen Risiko yang direvisi menjawab kekhawatiran bahwa merilis lokasi penyimpanan bahan kimia negara dapat memberikan peta jalan bagi teroris. Wheeler mengatakan, pembatalan peraturan akan menghemat USD 88 juta setahun dalam biaya kepatuhan.
(esn)
Lihat Juga :