Banjir Bandang Tewaskan Lebih 100 Orang di Pakistan dan Afghanistan

Rabu, 17 April 2024 - 21:57 WIB
Badan meteorologi Afghanistan memperkirakan curah hujan yang lebih lebat diperkirakan akan terjadi di sebagian besar provinsi.

Afghanistan yang dilanda kemiskinan belum pulih dari kehancuran akibat konflik dan bencana alam selama bertahun-tahun, termasuk banjir, kekeringan, dan gempa bumi.

Pada Oktober lalu, serangkaian gempa bumi mengguncang Herat bagian barat dan provinsi sekitarnya, menewaskan sekitar 1.500 orang.

Pada Selasa (16/4/2024), pemerintah federal dan provinsi Pakistan melaporkan bahwa lebih dari 50 orang tewas akibat hujan lebat, banjir bandang, petir, badai dan tanah longsor.

Sebagian besar korban jiwa terjadi di provinsi barat laut Khyber Pakhtunkhwa, yang berbatasan dengan Afghanistan, dan provinsi Punjab tengah. Para pejabat mengatakan sedikitnya 42 orang tewas di kedua provinsi tersebut, dan banyak lagi yang terluka.

Provinsi Baluchistan barat daya dan wilayah lain di Pakistan telah melaporkan sisa korban jiwa dan kerugian rumah, serta lahan pertanian.

Melansir VOA, Otoritas Nasional Penanggulangan Bencana telah menyarankan layanan darurat untuk tetap waspada, karena hujan lebat diperkirakan akan terjadi lagi pada akhir pekan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!