Israel Bunuh 3 Putra dan 3 Cucu Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

Kamis, 11 April 2024 - 09:01 WIB
Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas memberhentikan Haniyeh dari jabatannya pada bulan Juni 2007.

Haniyeh adalah pemimpin Hamas di Jalur Gaza dari tahun 2006 hingga Februari 2017, ketika dia digantikan Yahya Sinwar.

Pada tanggal 6 Mei 2017, dia terpilih sebagai ketua Biro Politik Hamas, menggantikan Khaled Mashaal dan pindah dari Gaza ke Qatar.

Genosida Gaza



Saat ini diadili di Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina, Israel telah melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 33.482 warga Palestina telah terbunuh, dan 76.049 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai tanggal 7 Oktober.

Selain itu, 7.000 orang belum ditemukan, diperkirakan tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh Jalur Gaza.

Organisasi-organisasi Palestina dan internasional mengatakan mayoritas dari mereka yang terbunuh dan terluka adalah perempuan dan anak-anak.

Pada 22 Maret, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia masih bertekad memasuki Rafah karena tidak ada cara lain untuk mengalahkan pasukan Hamas yang tersisa.

Netanyahu mengatakan dia akan melakukannya dengan atau tanpa dukungan AS.

Banyak negara dan organisasi internasional, termasuk Amerika Serikat dan PBB, menentang rencana rezim kolonial Israel melanjutkan operasi barbar di Rafah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!