AS Akan Pasang Peluncur Rudal Tomahawk SM-6 di Asia
Minggu, 07 April 2024 - 20:02 WIB
AS menarik diri dari perjanjian INF pada tahun 2019, dengan alasan dugaan pelanggaran oleh Rusia.
Baca Juga: 5 Fakta Hari Al-Quds, Perayaan Dukungan Palestina Setiap Bulan Ramadan
Tentara AS telah mengembangkan dan mengerahkan rudal jarak menengah baru di tengah meningkatnya pengaruh Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik.
“Sistem itu akan segera diterapkan di wilayah tersebut. Ke mana dan kapan sistem itu akan dikirim, saya tidak akan membicarakannya sekarang,” kata Flynn.
SM-6 mampu mencegat rudal balistik dengan jangkauan lebih dari 240 kilometer (149 mil), sedangkan Tomahawk, sebuah rudal jelajah subsonik, dapat menyerang sasaran sekitar 2.500 kilometer (1.553 mil) jauhnya.
Baca Juga: 5 Fakta Hari Al-Quds, Perayaan Dukungan Palestina Setiap Bulan Ramadan
Tentara AS telah mengembangkan dan mengerahkan rudal jarak menengah baru di tengah meningkatnya pengaruh Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik.
“Sistem itu akan segera diterapkan di wilayah tersebut. Ke mana dan kapan sistem itu akan dikirim, saya tidak akan membicarakannya sekarang,” kata Flynn.
SM-6 mampu mencegat rudal balistik dengan jangkauan lebih dari 240 kilometer (149 mil), sedangkan Tomahawk, sebuah rudal jelajah subsonik, dapat menyerang sasaran sekitar 2.500 kilometer (1.553 mil) jauhnya.
Lihat Juga :