Taiwan Diguncang Gempa Besar tapi Korban Jiwa Minim, Ini Rahasianya
Kamis, 04 April 2024 - 09:15 WIB
Lanskap pegunungan di kawasan ini dapat memperbesar guncangan tanah, sehingga menyebabkan tanah longsor. Beberapa tanah longsor serupa terjadi di pantai timur Taiwan dekat pusat gempa hari Rabu dekat Hualien County bagian timur, ketika puing-puing yang berjatuhan menghantam terowongan dan jalan raya, menghancurkan kendaraan dan menyebabkan beberapa kematian.
Gempa yang terjadi pada hari Rabu bermagnitudo 7,2, menurut badan pemantau gempa Taiwan, sementara Survei Geologi Amerika Serikat mencarat kekuatannya magnitudo 7,4.
Bencana ini merusak beberapa bangunan di Hualien namun hanya menimbulkan kerugian kecil di Ibu Kota Taiwan; Taipei, meskipun dampaknya sangat terasa di sana.
Gempa bumi terjadi di tengah jam sibuk pagi hari namun hanya sedikit mengganggu aktivitas perjalanan normal. Hanya beberapa menit kemudian, para orang tua kembali mengantar anak-anak mereka ke sekolah dan para pekerja berkendara ke kantor.
“Kesiapsiagaan gempa bumi di Taiwan termasuk yang paling maju di dunia,” kata Stephen Gao, ahli seismologi dan profesor di Universitas Sains dan Teknologi Missouri.
“Pulau ini telah menerapkan peraturan bangunan yang ketat, jaringan seismologi kelas dunia, dan kampanye pendidikan publik yang luas mengenai keselamatan gempa," paparnya, seperti dikutip Fox News, Kamis (4/4/2024).
Pemerintah terus-menerus merevisi tingkat ketahanan gempa yang diperlukan untuk bangunan baru dan yang sudah ada—yang dapat meningkatkan biaya konstruksi—dan menawarkan subsidi kepada penduduk yang ingin memeriksa ketahanan bangunan mereka terhadap gempa.
Seberapa Siap Taiwan Tangani Gempa Besar?
Gempa yang terjadi pada hari Rabu bermagnitudo 7,2, menurut badan pemantau gempa Taiwan, sementara Survei Geologi Amerika Serikat mencarat kekuatannya magnitudo 7,4.
Bencana ini merusak beberapa bangunan di Hualien namun hanya menimbulkan kerugian kecil di Ibu Kota Taiwan; Taipei, meskipun dampaknya sangat terasa di sana.
Gempa bumi terjadi di tengah jam sibuk pagi hari namun hanya sedikit mengganggu aktivitas perjalanan normal. Hanya beberapa menit kemudian, para orang tua kembali mengantar anak-anak mereka ke sekolah dan para pekerja berkendara ke kantor.
“Kesiapsiagaan gempa bumi di Taiwan termasuk yang paling maju di dunia,” kata Stephen Gao, ahli seismologi dan profesor di Universitas Sains dan Teknologi Missouri.
“Pulau ini telah menerapkan peraturan bangunan yang ketat, jaringan seismologi kelas dunia, dan kampanye pendidikan publik yang luas mengenai keselamatan gempa," paparnya, seperti dikutip Fox News, Kamis (4/4/2024).
Pemerintah terus-menerus merevisi tingkat ketahanan gempa yang diperlukan untuk bangunan baru dan yang sudah ada—yang dapat meningkatkan biaya konstruksi—dan menawarkan subsidi kepada penduduk yang ingin memeriksa ketahanan bangunan mereka terhadap gempa.
Lihat Juga :