Tak Selamanya Hidup di Negara Paling Bahagia di Dunia Selalu Menyenangkan, Ini Buktinya!
Rabu, 03 April 2024 - 16:11 WIB
Perdana Menteri Petteri Orpo mengatakan penembakan itu sangat mengejutkan. Dia mendorong para orang tua untuk menghibur anak-anak mereka dan membantu mengurangi ketakutan akan serangan serupa lebih lanjut.
“Saya ingin memberi tahu anak-anak dan remaja di seluruh Finlandia bahwa pihak berwenang Finlandia dan staf sekolah melakukan segala yang mereka bisa setiap hari untuk mencegah hal seperti ini terjadi,” kata Orpo dalam sebuah pernyataan.
Tersangka telah mengakui serangan itu dalam wawancara awal, kata polisi, dan pelanggaran tersebut akan diselidiki sebagai pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Belum ada yang berbicara atas nama tersangka. Dia akan ditempatkan di layanan sosial karena seorang anak tidak dapat ditahan. Polisi mengatakan motifnya belum jelas. Izin pistol itu milik kerabat tersangka.
Video yang beredar di media sosial dan belum diverifikasi oleh Reuters menunjukkan dua polisi berlutut di samping tersangka penembak yang sedang berbaring telungkup di trotoar.
Sekolah Viertola memiliki sekitar 800 siswa dari kelas satu hingga sembilan dan 90 staf.
.
Anja Hietamies, ibu dari seorang murid berusia 11 tahun, mengatakan kepada Reuters bahwa dia menerima pesan dari putrinya yang ketakutan setelah penembakan tersebut.“Dia mengatakan mereka berada di ruang kelas yang gelap dan terkunci, tidak diperbolehkan berbicara melalui telepon namun dapat mengirim pesan,” kata Hietamies.
“Saya ingin memberi tahu anak-anak dan remaja di seluruh Finlandia bahwa pihak berwenang Finlandia dan staf sekolah melakukan segala yang mereka bisa setiap hari untuk mencegah hal seperti ini terjadi,” kata Orpo dalam sebuah pernyataan.
Tersangka telah mengakui serangan itu dalam wawancara awal, kata polisi, dan pelanggaran tersebut akan diselidiki sebagai pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Belum ada yang berbicara atas nama tersangka. Dia akan ditempatkan di layanan sosial karena seorang anak tidak dapat ditahan. Polisi mengatakan motifnya belum jelas. Izin pistol itu milik kerabat tersangka.
Video yang beredar di media sosial dan belum diverifikasi oleh Reuters menunjukkan dua polisi berlutut di samping tersangka penembak yang sedang berbaring telungkup di trotoar.
Sekolah Viertola memiliki sekitar 800 siswa dari kelas satu hingga sembilan dan 90 staf.
.
Anja Hietamies, ibu dari seorang murid berusia 11 tahun, mengatakan kepada Reuters bahwa dia menerima pesan dari putrinya yang ketakutan setelah penembakan tersebut.“Dia mengatakan mereka berada di ruang kelas yang gelap dan terkunci, tidak diperbolehkan berbicara melalui telepon namun dapat mengirim pesan,” kata Hietamies.
Lihat Juga :