Deretan Reaksi Berbagai Negara terhadap Kemenangan Putin pada Pemilu Presiden
Senin, 18 Maret 2024 - 20:50 WIB
Foto/Reuters
Presiden China Xi Jinping mengucapkan selamat kepada Vladimir Putin atas kemenangannya lagi sebagai presiden Rusia. Dia mengatakan China akan menjaga komunikasi yang erat dengan Rusia untuk mempromosikan kemitraan mereka.
“Terpilihnya kembali Anda merupakan demonstrasi penuh dukungan rakyat Rusia terhadap Anda,” kata Xi, menurut Xinhua News. “Saya yakin di bawah kepemimpinan Anda, Rusia pasti akan mampu mencapai prestasi yang lebih besar dalam pembangunan dan konstruksi nasional.”
China telah memperkuat hubungannya dengan Rusia selama beberapa tahun terakhir, bahkan ketika kritik Barat terhadap perang di Ukraina semakin meningkat.
Kedua negara mendeklarasikan kemitraan “tanpa batas” pada Februari 2022 ketika Putin mengunjungi Beijing hanya beberapa hari sebelum ia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina, yang memicu perang darat paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.
“China sangat mementingkan perkembangan hubungan China-Rusia dan siap menjaga komunikasi erat dengan Rusia guna mendorong perkembangan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Rusia yang berkelanjutan, sehat, stabil, dan mendalam,” kata Xi.
Presiden China Xi Jinping mengucapkan selamat kepada Vladimir Putin atas kemenangannya lagi sebagai presiden Rusia. Dia mengatakan China akan menjaga komunikasi yang erat dengan Rusia untuk mempromosikan kemitraan mereka.
“Terpilihnya kembali Anda merupakan demonstrasi penuh dukungan rakyat Rusia terhadap Anda,” kata Xi, menurut Xinhua News. “Saya yakin di bawah kepemimpinan Anda, Rusia pasti akan mampu mencapai prestasi yang lebih besar dalam pembangunan dan konstruksi nasional.”
China telah memperkuat hubungannya dengan Rusia selama beberapa tahun terakhir, bahkan ketika kritik Barat terhadap perang di Ukraina semakin meningkat.
Kedua negara mendeklarasikan kemitraan “tanpa batas” pada Februari 2022 ketika Putin mengunjungi Beijing hanya beberapa hari sebelum ia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina, yang memicu perang darat paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.
“China sangat mementingkan perkembangan hubungan China-Rusia dan siap menjaga komunikasi erat dengan Rusia guna mendorong perkembangan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Rusia yang berkelanjutan, sehat, stabil, dan mendalam,” kata Xi.
(ahm)
Lihat Juga :