Rusia dan China akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Bulan
Rabu, 06 Maret 2024 - 11:15 WIB
“Panel surya tidak akan mampu menghasilkan listrik yang cukup,” papar dia. Robotika akan digunakan untuk memasang reaktor.
“Ini merupakan tantangan yang sangat serius. Ini harus dilakukan dalam mode otomatis, tanpa kehadiran manusia,” ungkap dia.
Baca juga: Hamas Respons Rencana Gencatan Senjata yang Didukung AS
Borisov menambahkan, satu-satunya kendala teknologi yang belum terselesaikan adalah solusi untuk mendinginkan reaktor.
“Kami sedang mengerjakan kapal tunda (tugboat) luar angkasa. Struktur siklop raksasa ini mampu, berkat reaktor nuklir dan turbin bertenaga tinggi, untuk mengangkut muatan besar dari satu orbit ke orbit lainnya, mengumpulkan puing-puing ruang angkasa, dan melakukan banyak aplikasi lainnya,” ujar dia.
Pembicaraan mengenai reaktor nuklir di bulan terjadi di tengah apa yang oleh beberapa pengamat disebut sebagai perlombaan ruang angkasa modern antara AS dan sekutunya di satu sisi dan Rusia serta China di sisi lain.
“Ini merupakan tantangan yang sangat serius. Ini harus dilakukan dalam mode otomatis, tanpa kehadiran manusia,” ungkap dia.
Baca juga: Hamas Respons Rencana Gencatan Senjata yang Didukung AS
Borisov menambahkan, satu-satunya kendala teknologi yang belum terselesaikan adalah solusi untuk mendinginkan reaktor.
“Kami sedang mengerjakan kapal tunda (tugboat) luar angkasa. Struktur siklop raksasa ini mampu, berkat reaktor nuklir dan turbin bertenaga tinggi, untuk mengangkut muatan besar dari satu orbit ke orbit lainnya, mengumpulkan puing-puing ruang angkasa, dan melakukan banyak aplikasi lainnya,” ujar dia.
Pembicaraan mengenai reaktor nuklir di bulan terjadi di tengah apa yang oleh beberapa pengamat disebut sebagai perlombaan ruang angkasa modern antara AS dan sekutunya di satu sisi dan Rusia serta China di sisi lain.
Lihat Juga :