Hamas Respons Rencana Gencatan Senjata yang Didukung AS
Rabu, 06 Maret 2024 - 06:58 WIB
Mediator AS, Mesir dan Qatar berusaha menjadi perantara kesepakatan untuk meringankan krisis kemanusiaan di Gaza dan memungkinkan pertukaran sandera Hamas dengan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.
Meskipun pemerintah Israel dilaporkan telah menyetujui kerangka usulan gencatan senjata, tuntutan agar negara Zionis itu menarik semua pasukannya dan mulai membangun kembali lingkungan yang rata di Gaza tampaknya tidak diterima.
Baca juga: Hamas Tidak Tahu Apakah Sandera di Gaza Masih Hidup atau Sudah Mati
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras gencatan senjata apa pun hanya akan menunda “kemenangan total” pasukannya untuk sementara waktu, yang berarti harus melenyapkan Hamas, membebaskan para sandera, dan memastikan Gaza tidak akan lagi menjadi ancaman bagi Israel.
“Hamas perlu membatalkan tuntutan gilanya untuk memungkinkan gencatan senjata sementara,” ujar Netanyahu.
Meskipun pemerintah Israel dilaporkan telah menyetujui kerangka usulan gencatan senjata, tuntutan agar negara Zionis itu menarik semua pasukannya dan mulai membangun kembali lingkungan yang rata di Gaza tampaknya tidak diterima.
Baca juga: Hamas Tidak Tahu Apakah Sandera di Gaza Masih Hidup atau Sudah Mati
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras gencatan senjata apa pun hanya akan menunda “kemenangan total” pasukannya untuk sementara waktu, yang berarti harus melenyapkan Hamas, membebaskan para sandera, dan memastikan Gaza tidak akan lagi menjadi ancaman bagi Israel.
“Hamas perlu membatalkan tuntutan gilanya untuk memungkinkan gencatan senjata sementara,” ujar Netanyahu.
Lihat Juga :