Hamas Tidak Tahu Apakah Sandera di Gaza Masih Hidup atau Sudah Mati
Selasa, 05 Maret 2024 - 20:57 WIB
loading...
Petinggi Hamas Bassem Naim. Foto/REUTERS
A
A
A
JALUR GAZA - Seorang anggota kepemimpinan politik Hamas mengatakan gerakan tersebut “tidak tahu” apakah sandera yang ditahan di Gaza masih hidup atau sudah mati.
“Kami tidak tahu persis siapa yang masih hidup dan siapa yang tewas, apakah mereka terbunuh karena pemboman atau kelaparan,” ujar Bassem Naim kepada AFP dari Kairo.
Dia menambahkan, “Ada tawanan yang ditahan oleh banyak kelompok dan di banyak tempat.”
Masalah tawanan menjadi inti perundingan yang sedang berlangsung di Kairo yang bertujuan mencapai gencatan senjata di Gaza.
Negara-negara penengah yakni Mesir, Qatar dan Amerika Serikat berupaya mencapai kesepakatan sebelum bulan Ramadan, yang dimulai pekan depan, tergantung pada penampakan hilal.
Media Israel melaporkan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bersikeras Hamas harus menyerahkan daftar nama para tawanan, yang diyakini sekitar 130 orang masih ditahan.
Laporan mengatakan Israel gagal mengirim delegasi ke Kairo, tidak seperti Hamas, karena gerakan tersebut tidak menyerahkan daftar tersebut.
“Kami tidak tahu persis siapa yang masih hidup dan siapa yang tewas, apakah mereka terbunuh karena pemboman atau kelaparan,” ujar Bassem Naim kepada AFP dari Kairo.
Dia menambahkan, “Ada tawanan yang ditahan oleh banyak kelompok dan di banyak tempat.”
Masalah tawanan menjadi inti perundingan yang sedang berlangsung di Kairo yang bertujuan mencapai gencatan senjata di Gaza.
Negara-negara penengah yakni Mesir, Qatar dan Amerika Serikat berupaya mencapai kesepakatan sebelum bulan Ramadan, yang dimulai pekan depan, tergantung pada penampakan hilal.
Media Israel melaporkan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bersikeras Hamas harus menyerahkan daftar nama para tawanan, yang diyakini sekitar 130 orang masih ditahan.
Laporan mengatakan Israel gagal mengirim delegasi ke Kairo, tidak seperti Hamas, karena gerakan tersebut tidak menyerahkan daftar tersebut.
Lihat Juga :