Respon Virus Corona Jadi Ajang Peperangan Trump dan Biden

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 07:42 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden terlibat perdebatan terkait respon terhadap pandemi virus Corona. Foto/CNN
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden terlibat perdebatan terkait respon terhadap pandemi virus Corona . Trump menyerang seruan Biden yang meminta semua gubernur di negara itu untuk memerintahkan semua orang mengenakan masker selama tiga bulan ke depan.

Trump menuduh kandidat presiden dari Partai Demokrat itu telah mempolitisasi masalah yang sejatinya telah digunakan oleh dirinya sendiri untuk keuntungan politik dalam beberapa bulan terakhir. Ia mengklaim Biden telah salah tentang pandemi virus Corona di setiap kesempatan, mengabaikan bukti ilmiah dan menempatkan politik sayap kiri di atas fakta dan bukti. Trump kemudian dengan keliru mengatakan bahwa Biden mengadvokasi presiden untuk menggunakan kekuasaan eksekutif guna melembagakan perintah penggunaan masker secara nasional dan Biden mendukung mengunci semua orang Amerika di ruang bawah tanah mereka selama berbulan-bulan.



"Kepada Joe, saya akan mengatakan berhenti bermain politik dengan virus," kata Trump pada konferensi pers Gedung Putih seperti dikutip dari AP, Jumat (14/8/2020).

Biden sendiri tidak meminta perintah eksekutif, tetapi pada kampanye sebelumnya ia menyerukan institusi penggunaan masker secara nasional segera dilakukan. Biden mengklarifikasi, bagaimanapun, perintah itu harus diserahkan kepada gubernur untuk mewajibkan memakai masker. Ia tidak mengatakan apa-apa tentang membuat warga Amerika tetap di dalam ruangan, tetapi berpendapat bahwa pembukaan kembali ekonomi di negara bagian telah dilakukan dengan terburu-buru dan tanpa bimbingan yang tepat dari pemerintah federal untuk menjaga keamanan bagi warga Amerika. (Baca: Kampanye Bersama, Joe Biden dan Kamala Harris Bersumpah Kalahkan Trump )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!