Mesir Bangun Tembok Misterius di Dekat Gaza
Sabtu, 17 Februari 2024 - 06:55 WIB
Rafah merupakan tempat perlindungan terakhir di Gaza bagi warga sipil yang melarikan diri dari genosida rezim kolonial Zionis.
Diperkirakan 1,4 juta warga Gaza mencari perlindungan di Rafah sejak perang dimulai pada Oktober. IDF telah meratakan sebagian besar daerah kantong yang terkepung saat mereka menewaskan hampir 29.000 orang Palestina, menurut perkiraan otoritas kesehatan setempat.
Baca juga: Israel Serbu Rumah Sakit Al Nasser dan Mengubahnya Jadi Barak Militer
Kairo bersikeras Israel tidak memaksa pengungsi Palestina masuk ke wilayahnya. Namun, dengan begitu banyak warga sipil yang berdesakan di Rafah dan negara Yahudi tersebut bersumpah menyerang, pihak Mesir tampaknya bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya krisis kemanusiaan yang dapat membahayakan perjanjian perdamaiannya dengan Israel pada tahun 1979.
Rafah telah menjadi sasaran serangan udara dalam beberapa hari terakhir, menewaskan ratusan orang.
Diperkirakan 1,4 juta warga Gaza mencari perlindungan di Rafah sejak perang dimulai pada Oktober. IDF telah meratakan sebagian besar daerah kantong yang terkepung saat mereka menewaskan hampir 29.000 orang Palestina, menurut perkiraan otoritas kesehatan setempat.
Baca juga: Israel Serbu Rumah Sakit Al Nasser dan Mengubahnya Jadi Barak Militer
Kairo bersikeras Israel tidak memaksa pengungsi Palestina masuk ke wilayahnya. Namun, dengan begitu banyak warga sipil yang berdesakan di Rafah dan negara Yahudi tersebut bersumpah menyerang, pihak Mesir tampaknya bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya krisis kemanusiaan yang dapat membahayakan perjanjian perdamaiannya dengan Israel pada tahun 1979.
Rafah telah menjadi sasaran serangan udara dalam beberapa hari terakhir, menewaskan ratusan orang.
Lihat Juga :