10 Fakta Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza yang Dihancurkan Israel

Rabu, 14 Februari 2024 - 12:22 WIB
Pada 11 Desember 2023, pesawat tempur Israel mengebom masjid ini, sehingga menyebabkan kerusakan parah dan kehancuran bangunan.

Kubah masjid ambruk, dinding masjid retak, dan perabotan masjid hancur. Hanya menara masjid yang masih berdiri sebagian, meskipun juga mengalami kerusakan sangat parah.

9. Rakyat Indonesia Kutuk Israel



Kehancuran masjid ini menimbulkan duka dan kemarahan di kalangan umat Islam di Indonesia dan dunia.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengutuk keras serangan Israel terhadap masjid ini, dan menuntut agar Israel bertanggung jawab atas perbuatan biadabnya.

Jokowi juga menegaskan Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan kedaulatan dari penjajahan Israel.

Organisasi-organisasi Islam di Indonesia, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Persatuan Islam (Persis), juga mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan Israel terhadap masjid ini, dan mengajak umat Islam untuk bersatu dan berdoa bagi saudara-saudara mereka di Palestina.

Selain itu, organisasi-organisasi kemanusiaan di Indonesia, seperti Yayasan Kasih Palestina, Sharing Happiness, dan Dompet Dhuafa, juga menggalang donasi dan bantuan untuk membantu warga Gaza yang terdampak serangan barbar rezim kolonial Israel.

10. Masjid akan Dibangun Lagi



Meskipun masjid ini telah hancur, semangat persaudaraan dan solidaritas antara Indonesia dan Palestina tidak akan pudar.

Masjid ini akan tetap menjadi saksi sejarah perjuangan dan kegigihan rakyat Palestina, yang tidak pernah menyerah menghadapi penjajahan dan penindasan Israel.

Kehadiran masjid ini juga akan tetap menjadi inspirasi bagi umat Islam di Indonesia dan dunia, untuk terus berjuang dan berkontribusi bagi kemerdekaan dan kesejahteraan Palestina.

Masyarakat Indonesia juga terus menggalang donasi dan bantuan untuk membantu proses pembangunan kembali masjid ini serta Gaza secara luas.

Masjid ini juga diharapkan dapat kembali berfungsi sebagai tempat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan bagi warga Gaza, serta sebagai pusat kegiatan sosial, kultural dan kemanusiaan.

Baca juga: Inggris Meminta Israel Berhenti dan Memikirkan Masalah Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!