Buru 5 Pemodal Hamas, AS Tawarkan Hadiah Rp154,9 Miliar
Sabtu, 06 Januari 2024 - 07:08 WIB
Pembalasan militer Israel dengan invasi brutal di Gaza telah menewaskan 22.600 orang, kata pejabat kesehatan Gaza, dan menyebabkan sebagian besar wilayah kantong Palestina itu hancur.
Namun, sejak saat itu, investigasi surat kabar Haaretz mengungkap bahwa helikopter dan tank tentara Israel, pada kenyataannya, telah membunuh banyak dari 1.139 tentara dan warga sipil yang diklaim oleh Israel telah dibunuh oleh kelompok perlawanan Palestina dalam serangan 7 Oktober.
Kelima pemodal Hamas yang diburu AS dan Israel adalah Abdelbasit Hamza Elhassan Khair, Amer Kamal Sharif Alshawa, Ahmed Sadu Jahleb, Walid Mohammed Mustafa Jadallah, dan Muhammad Ahmad 'Abd Al-Dayim Nasrallah.
Menurut pengumuman Departemen Luar Negeri Amerika, kelimanya sebelumnya ditetapkan sebagai teroris global oleh AS.
Pemodal pertama, yang dikenal sebagai Hamzah, berbasis di Sudan, telah mengelola banyak perusahaan dalam portofolio investasi Hamas dan terlibat dalam transfer hampir USD20 juta ke Hamas, kata Departemen Luar Negeri AS.
Namun, sejak saat itu, investigasi surat kabar Haaretz mengungkap bahwa helikopter dan tank tentara Israel, pada kenyataannya, telah membunuh banyak dari 1.139 tentara dan warga sipil yang diklaim oleh Israel telah dibunuh oleh kelompok perlawanan Palestina dalam serangan 7 Oktober.
Kelima pemodal Hamas yang diburu AS dan Israel adalah Abdelbasit Hamza Elhassan Khair, Amer Kamal Sharif Alshawa, Ahmed Sadu Jahleb, Walid Mohammed Mustafa Jadallah, dan Muhammad Ahmad 'Abd Al-Dayim Nasrallah.
Menurut pengumuman Departemen Luar Negeri Amerika, kelimanya sebelumnya ditetapkan sebagai teroris global oleh AS.
Pemodal pertama, yang dikenal sebagai Hamzah, berbasis di Sudan, telah mengelola banyak perusahaan dalam portofolio investasi Hamas dan terlibat dalam transfer hampir USD20 juta ke Hamas, kata Departemen Luar Negeri AS.
Lihat Juga :