Setengah dari Seluruh Senjata yang Dijatuhkan Israel di Gaza Adalah Bom Bodoh

Jum'at, 15 Desember 2023 - 07:08 WIB
Lebih dari 18.600 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober ketika Israel memulai perangnya sebagai respons terhadap serangan lintas batas Hamas yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan 239 orang disandera. Mayoritas korban tewas di Gaza—sekitar dua pertiganya—adalah perempuan dan anak-anak.

Perang tersebut telah menyebabkan kehancuran di Gaza, dengan setengah dari persediaan perumahan di wilayah pesisir rusak atau hancur, dan hampir 2 juta orang mengungsi di wilayah padat penduduk tersebut, di tengah kekurangan makanan dan air bersih.

PBB telah berulang kali memperingatkan bahwa tidak ada tempat yang aman di Gaza karena jumlah korban tewas terus meningkat.

Menurut laporan CNN, frekuensi Israel yang terus-menerus menjatuhkan bom tidak terarah yang tidak tepat di wilayah pesisir mungkin berkontribusi terhadap melonjaknya jumlah korban sipil.

Presiden AS Joe Biden menggambarkan serangan Israel pada hari Selasa sebagai pengeboman “tanpa pandang bulu”.

Pengeboman tanpa pandang bulu secara luas dianggap sebagai kejahatan perang yang melanggar Konvensi Jenewa.

Gedung Putih kesulitan menguraikan kata-kata Presiden tersebut."Biden menyatakan keprihatinan mengenai korban sipil yang telah kita lihat," kata Gedung Putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!