Perasaan Harry Truman saat Bom Nuklir Dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 12:35 WIB
"Ketika saya bertanya kepada Truman tentang bahaya radiasi nuklir , atau apakah bom itu benar-benar digunakan untuk mengesankan atau menakut-nakuti Soviet, semua ini dianggap sebagai mimpi orang-orang yang tidak hadir pada saat itu dan berspekulasi tentang hal-hal yang tidak kompeten mereka nilai," ujarnya.
“Semua bom atom,” kata Truman yang ditirukan Snowman. "Adalah bom besar untuk mengakhiri perang. Dan itu juga mengakhirinya!."
Snowman mengatakan kepada Truman bahwa dia selalu memiliki visi tentang presiden AS yang mondar-mandir di koridor Gedung Putih, seperti Abraham Lincoln—presiden ke-16 AS—selama perang saudara, terbebani oleh tekanan pekerjaan. Truman tertawa mendengar itu.
“Saya tidak pernah kehilangan waktu tidur karena keputusan yang harus saya buat,” katanya, menambahkan dengan rahasia; “(Churchill) Winston (perdana menteri Inggris) Anda sama, Anda tahu!”
"Saat saya pergi, Truman memberi tahu saya bahwa, jika saya ingin fokus pada keputusan nyata—keputusan terbesar dan terpenting yang harus dia buat sebagai presiden—saya seharusnya mengalihkan perhatian saya pada masuknya AS ke Korea beberapa tahun kemudian," imbuh Snowman.
“Semua bom atom,” kata Truman yang ditirukan Snowman. "Adalah bom besar untuk mengakhiri perang. Dan itu juga mengakhirinya!."
Snowman mengatakan kepada Truman bahwa dia selalu memiliki visi tentang presiden AS yang mondar-mandir di koridor Gedung Putih, seperti Abraham Lincoln—presiden ke-16 AS—selama perang saudara, terbebani oleh tekanan pekerjaan. Truman tertawa mendengar itu.
“Saya tidak pernah kehilangan waktu tidur karena keputusan yang harus saya buat,” katanya, menambahkan dengan rahasia; “(Churchill) Winston (perdana menteri Inggris) Anda sama, Anda tahu!”
"Saat saya pergi, Truman memberi tahu saya bahwa, jika saya ingin fokus pada keputusan nyata—keputusan terbesar dan terpenting yang harus dia buat sebagai presiden—saya seharusnya mengalihkan perhatian saya pada masuknya AS ke Korea beberapa tahun kemudian," imbuh Snowman.
Lihat Juga :