Perasaan Harry Truman saat Bom Nuklir Dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 12:35 WIB
Pemboman Hiroshima atau pun masuknya Uni Soviet ke dalam perang adalah peristiwa penting yang menyebabkan penyerahan diri Jepang tidak akan pernah bisa diselesaikan secara pasti. Namun, sangat sedikit yang diketahui tentang motif bom nuklir kedua di Nagasaki tiga hari kemudian.
Beberapa orang berpendapat bahwa pesan Hiroshima perlu diperkuat. Sebaliknya, keharusan militer dan sains adalah menguji desain bom yang berbeda—"Fat Man", jenis ledakan yang menggunakan plutonium, sebagai lawan dari uranium "Little Boy" di Hiroshima .
"Menurut saya, menghancurkan kota yang sebagian besar penduduknya sipil karena alasan-alasan seperti itu, membuatnya lebih seperti kejahatan perang, jika itu mungkin, daripada pemboman Hiroshima," kata Frank Jackson, mantan co-chair World Disarmament Campaign (Kampanye Perlucutan Senjata Dunia).
Beberapa orang berpendapat bahwa pesan Hiroshima perlu diperkuat. Sebaliknya, keharusan militer dan sains adalah menguji desain bom yang berbeda—"Fat Man", jenis ledakan yang menggunakan plutonium, sebagai lawan dari uranium "Little Boy" di Hiroshima .
"Menurut saya, menghancurkan kota yang sebagian besar penduduknya sipil karena alasan-alasan seperti itu, membuatnya lebih seperti kejahatan perang, jika itu mungkin, daripada pemboman Hiroshima," kata Frank Jackson, mantan co-chair World Disarmament Campaign (Kampanye Perlucutan Senjata Dunia).
(min)
Lihat Juga :